Kompas.com - 19/06/2018, 12:34 WIB
Gerbang Tol Palimanan di Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali. Dokumentasi PT Lintas Marga SedayaGerbang Tol Palimanan di Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali memberlakukan contraflow untuk jalur ke arah Jakarta, mulai dari Kilometer 132 sampai Km 126.

Rekayasa lalu lintas ini sebelumnya diterapkan hingga Km 129, tetapi karena kepadatan lalu lintas bertambah sehingga diperpanjang sampai Km 126.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sistem contraflow ini diputuskan berlaku mulai Selasa (19/6/2018) pukul 06.00 WIB atas kerja sama dengan kepolisian dan bersifat sementara dengan sistem buka tutup, tergantung situasi di lapangan.  

"Kondisi terkini Tol Cipali, contraflow diberlakukan dari Km 132 hingga Km 126. Kondisi ramai lancar dan tetap berhati-hati," ujar petugas Tim Komunikasi PT LMS, Zulkifli, dalam keterangannya pada Selasa siang.

Dia menambahkan, sesuai kabar terakhir pada pukul 12.00 WIB, contraflow juga berlaku di Km 169 sampai Km 162 di wilayah Majalengka hingga batas yang belum ditentukan. Kebijakan ini dilakukan oleh kepolisian wilayah setempat.

Baca juga: Jadi Biang Kemacetan Tol Cipali, Rest Area Tol Fungsional Ditambah

Sementara itu, menurut data Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) pada Selasa menjelang siang, lalu lintas di Tol Cipali ke arah Palimanan terpantau lancar.

Kepadatan kendaraan terjadi untuk ke arah Cikopo, tepatnya di Kertajati Km 164 sampai Km 162.

Selain itu, kemacetan juga terlihat di rest area Cikedung antara Km 136 sampai Km 130, serta di rest area Subang antara Km 127 sampai Km 114.

Sebelumnya diberitakan, Manajer JMTIC Hervian mengimbau kepada pengguna jalan tol agar memanfaatkan rest area hanya untuk kebutuhan darurat dan tidak lebih dari satu jam sehingga bergantian dengan pengguna jalan lainnya.

“Tidak boleh sembarang parkir di dalam rest area sehingga menghambat pengguna jalan lain yang akan masuk,” ucap Hervian dalam pesan tertulisnya, Selasa (19/6/2018).

Dia juga mengingatkan mengenai larangan parkir kendaraan di bahu atau badan jalan tol karena bisa menghambat kelancaran lalu lintas dan berbahaya bagi diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.