Jalur Alternatif Mudik, Pansela Banten Tersambung hingga Banyuwangi

Kompas.com - 29/05/2018, 06:00 WIB
Pantai Klayar di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Pacitan. TAMASYEAH.COM/CHIQUITA C MARBUNPantai Klayar di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Pacitan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa jalur pantai selatan ( pansela) Jawa yang terbentang sepanjang 1.405 kilometer bisa menjadi jalur alternatif mudik pada 2018 ini.

Jalur pansela bisa disusuri mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga berakhir di Jawa Tmur.

Baca juga: Di Jalur Mudik Pansela Jabar, Ada 13 Obyek Wisata Pantai yang Indah

Menurut catatan Kementerian PUPR, ada delapan kabupaten di sepanjang pansela Jawa Timur, mulai dari Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, hingga ke Kabupaten Banyuwangi.

Masing-masing kabupaten memiliki jalur alternatif yang saling menyambung dengan panjang yang berbeda.

Salah satu pengunjung menikmati suasana alam air terjun Urang Kambu di kawasan Banyu Nget yang berada di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur Minggu (25/2/2018). KOMPAS.com/SLAMET WIDODO Salah satu pengunjung menikmati suasana alam air terjun Urang Kambu di kawasan Banyu Nget yang berada di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur Minggu (25/2/2018).
Kabupaten Pacitan, misalnya, panjang jalurnya yaitu 87,44 kilometer, Kabupaten Trenggalek 78,85 kilometer, dan Kabupaten Tulungagung 54,97 kilometer.

Kemudian, lanjut ke Kabupaten Blitar jalur alternatifnya sepanjang 64,20 kilometer, Kabupaten Malang 137,33 kilometer, Kabupaten Lumajang 65,60 kilometer, Kabupaten Jember 83,50 kilometer, hingga ke Kabupaten Banyuwangi 106,10 kilometer.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan, kondisi di sepanjang jalur pansela sudah bagus. Meskipun demikian, ada beberapa ruas yang masih dalam pengerjaan.

“Dari Yogyakarta hingga Ponorogo, beberapa waktu lalu saya lewati, jalannya sudah cukup lebar,” ujar Basuki Hadimuljono melalui keterangan tertulisnya yang disampaikan kepada Kompas.com, Kamis (3/5/2018). 

Salah satu spot foto favorit pengunjung di TPA Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (3/5/2018).KOMPAS.com/ Ahmad Winarno Salah satu spot foto favorit pengunjung di TPA Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (3/5/2018).
Menurut dia, ruas jalan pansela di Pacitan juga sudah semakin baik dengan dua jalur dan lebar tujuh meter. Tanjakan yang ada di sana juga cukup lebar sehingga cukup nyaman untuk dilalui.

“Ruas ini bisa menjadi jalur alternatif untuk mudik, sekaligus sebagai jalur wisata di selatan Jawa yang sangat prospektif," ucap Basuki.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Berita
Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Arsitektur
Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Perkantoran
Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Apartemen
Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Fasilitas
Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Berita
Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Kawasan Terpadu
Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Berita
Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Berita
Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Berita
Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Kawasan Terpadu
[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

Berita
Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Kawasan Terpadu
PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

Berita
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X