Kompas.com - 14/05/2018, 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku, hanya mendapat satu pertanyaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Basuki memenuhi panggilan KPK sebagai saksi bagi mantan Bupati Halmahera Timur Rudi Erawan dalam kasus dugaan suap pada proyek Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2016.

Rudi ditengarai menerima suap dari Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary sebesar Rp 6,3 miliar.

Baca juga: Komisi V DPR Tuding Pencitraan, Basuki Bilang No Comment

Uang tersebut diduga diperoleh dari beberapa kontraktor, salah satunya Dirut PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

"Pertanyaannya bagaimana sampai Pak Amran menjadi Kepala Balai. Kami jelaskan," kata Basuki di kantornya, Senin (14/5/2018) sore.

Dalam penjelasannya, Basuki mengatakan, Kementerian PUPR memiliki Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) bagi pejabat eselon tiga.

Wewenang Baperjakat ada di tangan pejabat eselon satu yang berada di bawah pimpinan sekretaris jenderal.

Basuki menuturkan, semua calon kepala balai diajukan oleh direktur jenderal atau kepala badan masing-masing.

"Enggak mungkin dirjen ini mengusulkan untuk dirjen lain. Pertama, pasti beliau mengusulkan anak buahnya yang mau dipromosikan," terang dia.

Setelah nama masuk ke Baperjakat, menurut Basuki, langkah berikutnya bisa saja terjadi tukar menukar posisi. Namun, status pertukaran tersebut baru sebatas usulan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.