Penulis
Beberapa masa setelahnya, Danisworo meneruskan studi mengenai rancang kota di University of California Berkeley dan memperoleh gelar doktoral Urban Environmental Planning dari University of Washington.
Setelah studinya ini, Danisworo memulai karir profesionalnya di biro arsitektur Skidmore, Owing and Merril (SOM), Chicago.
Pengalaman ini mengubah perspektifnya mengenai arsitektur yang merupakan proses untuk memecahkan masalah. Proses ini membutuhkan kerja sama dalam kelompok, semangat yang dibawa dan ditularkannya hingga kini.
Kembali ke Indonesia, dia memulai karirnya justru sebagai pengajar pada jurusan arsitektur ITB seraya mengasah profesionalitasnya sebagai arsitek di ENCONA Engineering dan menjadi bagian dalam merancang Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, dan berbagai proyek penting lainnya.
Danisworo menjadi penasihat dalam pengambilan keputusan sejumlah lembaga pemerintah dan swasta serta menjadi bagian dari Tim Penasihat Arsitektur Kota (TPAK), sekarang Tim Ahli Bangunan Gedung, Arsitektur, dan Perencanaan.
Kemacetan mengular dari Jalan KS Tubun menuju Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pengendara bahkan membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam hanya untuk menuju kawasan Pasar Tanah Abang, Rabu (18/4/2018). Bicara tentang 53/80 sebagai judul artikel ini adalah mengenai rangkaian acara perayaan hari lahir, dan juga kontribusinya memperkaya khazanah arsitektur di Indonesia.
Selama lebih dari lima dasa warsa, Danisworo sampai pada kristalisasi isu besar arsitektur. Menurut dia, arsitektur lebih dari sekadar sebuah bangunan.
Arsitektur adalah manifestasi tanggung jawab arsitek dalam perubahan peradaban masyarakat ke arah yang lebih baik.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.