Jalan Alternatif Kendal-Semarang Rusak, Truk Galian C Dilarang Lewat

Kompas.com - 18/04/2018, 12:52 WIB
Jalan rusak di Kaliwungu Kendal, yang rusak karena sering dilewati truk bermuatan matrial jalan tol. Kompas.com/Slamet PriyatinJalan rusak di Kaliwungu Kendal, yang rusak karena sering dilewati truk bermuatan matrial jalan tol.

KENDAL, KOMPAS.com - Jalan Raya Kaliwungu-Boja Kendal Jawa Tengah dalam kondisi rusak parah, terutama di Desa Protomulyo Kaliwungu Selatan, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Bupati Kendal Mirna Anissa yang sudah meninjau langsung Jalan Raya Kaliwungu-Boja yang rusak pun kemudian melarang truk galian C beroperasi sampai pengusaha tambang dan pihak penanggung jawab bersedia memperbaiki jalan sesuai waktu yang telah disepakati.

Mereka para penanggung jawab dimaksud termasuk pengembang Kawasan Industri Kendal (KIK) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Baca juga : Dinas PUPR Kendal Tuding Waskita Lambat Perbaiki Jalan Rusak

“Saya minta polisi menilang truk galian C, yang masih nekat beroperasi,” tegas kepada Kompas.com, Rabu (18/4/2018).

Terkait dengan hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kendal Sugiono mengaku telah melakukan pertemuan dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, KIK dan para Penambang galian C.

"Dalam pertemuan itu, telah disepakati, dalam waktu dekat ini akan bersama sama memperbaiki jalan tersebut," ucap Sugiono.

Menurut warga Protomulyo Kaliwungu Selatan Faiz (27), kalau hujan jalan digenangi air, namun bila panas debunya beterbangan mengganggu pandangan mata.

“Banyak korban akibat jalan rusak itu. Ada yang terpeleset jatuh, ada juga mobil yang bempernya terkena benjolan jalan,” kata Faiz.

Faiz menambahkan penyebab kerusakan jalan alternatif yang menghubungkan Kendal-Ungaran-Semarang itu, adalah truk bermuatan tanah galian C. Muatan truk-truk itu melebihi kapasitas.

“Padahal banyak truk bermuatan tanah galian C yang terguling dan as rodanya patah, akibat lubang jalan itu, tapi para sopirnya tetap nekat berjalan,” kisah Faiz.

Dia mengaku kerap mengunggah foto-foto jalan rusak tersebut ke akun Facebook pribadinya dengan tujuan diketahui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kendal untuk kemudian diperbaiki.

Namun, hingga kini ratusan foto jalan rusak yang diunggahnya tak bersambut respons dari instansi terkait.

“Tidak cuma saya, ada beberapa warga yang juga mengunggah foto-foto jalan Kaliwungu-Boja yang rusak. Harapan kami ada kepedulian dari pemerintah,” kata Faiz.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X