6 Cara Menghias Dinding Tanpa Mengecat - Kompas.com

6 Cara Menghias Dinding Tanpa Mengecat

Kompas.com - 16/04/2018, 10:00 WIB
interior desain ruanganfreshome interior desain ruangan

KOMPAS.com - Jika Anda tinggal di rumah kontrakan, mengecat dinding mungkin bukan pilihan tepat saat ingin mendekorasi ulang. Namun, hal tersebut bukan berarti dinding Anda harus tetap terbuka.

Penutup dinding dan dekorasi dinding, seperti wallpaper sementara yang tebal dan barang-barang seni yang sederhana, dapat memberi Anda ruang hidup baru dengan sedikit tenaga.

Berikut ini 6 cara untuk mendandani dinding Anda tanpa perlu cat.

1. Wallpaper temporer

Jika Anda ingin tampilan menyeluruh tanpa melanggar aturan, pertimbangkan wallpaper sementara.

Warna dan desain wallpaper dapat menginspirasi pilihan Anda untuk perabotan dan aksen ruang, sehingga menyatukan seluruh desain ruangan.

Gunakan wallpaper di setiap dinding atau buat dinding aksen. Tidak masalah apapun pilihan Anda, karena wallpaper yang dapat dilepas adalah pilihan yang menyenangkan.

Permadani yang digantung dapat menambah statement ruangan.Houzz Permadani yang digantung dapat menambah statement ruangan.
2. Permadani

Permadani awalnya digantung untuk melindungi dinding kastel di musim dingin. Penenun membuat permadani bergaya dengan desain, warna, pola, sesuai adegan sejarah dan potret.

Saat ini, desainer masih menggunakan permadani untuk menceritakan sebuah kisah. Apakah Anda memilih karya klasik atau kontemporer, permadani adalah pilihan untuk kamar Anda.

"Bagi mereka yang menikmati estetika yang lebih kreatif atau bohemian, maka permadani yang lebih funky dalam gaya anyaman akan sempurna," kata CEO dan direktur kreatif di Interiors oleh Jacquin, Jacquin Headen.

Jika Anda menggantung permadani di atas furnitur, Headen menyarankan agar lebar permadani setidaknya dua pertiga lebar furnitur agar terlihat proporsional.

Jangan lupa pertimbangkan mengisi sudut dinding dengan permadani lebar yang sesuai. Ini merupakan cara terbaik untuk memberi ruang Anda perasaan yang dikustomisasi dan dikurasi.

Metode pemasangan bervariasi tergantung pada permadani dan tempat Anda ingin menggantungnya.

Pendekatan yang paling populer adalah menggunakan balok atau tongkat besi yang biasa untuk menggantung tirai.

Anda dapat melakukannya dengan membeli batang kokoh terlebih dahulu. Kemudian, lipat bagian atas permadani selama beberapa inci dan jahit bagian yang terlipat ke bawah.

Rak mengambang bisa menjadi pilihan dekorasi tanpa harus mengubah cat tembok. Rak mengambang bisa menjadi pilihan dekorasi tanpa harus mengubah cat tembok.
3. Kurasi dan simpan di rak-rak mengambang

Jika Anda ingin dekorasi dinding yang fungsional dan menyenangkan, cobalah rak mengambang.

Rak-rak ini bisa dipasang dengan mur atau dengan memakunya ke dinding, jadi jika Anda tidak dapat memasang lubang di dinding, opsi ini mungkin bukan ide yang baik.

“Berikan benda-benda dan ruang buku untuk bernafas, dan pamerkan mereka daripada hanya disimpan tersembunyi,” katanya.

Pikirkan tentang palet warna di kamar Anda dan pilih aksen dalam warna-warna untuk ditempatkan di seluruh rak.

Jika Anda menyimpan buku di rak, pertimbangkan keduanya berdiri secara vertikal dan susun secara horizontal untuk menambah minat.

4. Pamerkan karya seni

"Biasanya perabot yang digantung di atas akan mendikte penempatan dinding," kata penata interior Emma Blomfield.

Lebar karya seni harus sekitar 17 sampai 30,5 cm lebih kecil dari tepi furnitur di bawahnya.

Misalnya, jika lebar sofa adalah 39 meter, lebar seni di atasnya akan menjadi sekitar 1,3 hingga 1,5 meter lebarnya.

Selain itu, jika ditempatkan selevel dengan mata, karya seni akan terasa lebih alami di ruangan.

Cermin di ruang makan mampu memengaruhi seseorang untuk hidup lebih sehat. Cermin di ruang makan mampu memengaruhi seseorang untuk hidup lebih sehat.
5. Perkuat ruangan dengan cermin berukuran penuh

Salah satu trik desain yang terlihat di banyak ruang kompak adalah penggunaan cermin besar di dinding.

Cermin membuat ruangan terlihat lebih besar dan juga mendandani dinding yang kosong.

Plus, jika ruangan Anda menerima cahaya alami, cermin akan membantu ruang terasa lebih terbuka dan cerah.

Jika Anda tidak dapat menggunakan paku atau memasang perangkat keras, pertimbangkan cermin miring atau cermin dengan dudukan.

Bentuk cermin dan bingkai yang menarik menambah minat pada desain ruangan.

Kunci untuk menambahkan cermin ke kamar Anda adalah untuk memastikan cermin dipasang dengan benar.

Jika panjangnya penuh dan bertumpu di lantai, pastikan bahwa cermin cukup tinggi untuk menangkap seluruh refleksi Anda saat Anda berdiri di depannya.

Jika ada di dinding, coba letakkan cukup tinggi untuk menangkap bagian atas pantulan Anda tetapi cukup rendah sehingga terlihat seimbang di dinding.

Meskipun cermin sering terlihat di kamar tidur, kamar mandi, dan pintu masuk, cermin juga sangat cocok untuk ruang tamu dan ruang makan.

Ilustrasi interior desainHouzz Ilustrasi interior desain
6. Dinding galeri

Jika karya seni yang besar bukan gaya Anda dan Anda menginginkan sesuatu yang lebih santai, pertimbangkan dinding galeri.

Hal ini memungkinkan Anda untuk mengekspresikan kepribadian dan keinginan Anda melalui desain.

Ketika memutuskan tampilan dinding galeri, pikirkan tentang warna dan elemen di bagian lain ruangan.

Pilih foto atau cetakan yang sesuai dengan desain. Adapun bentuk galeri, pertimbangkan ruang dinding dan ukuran potongan-potongan dalam koleksi Anda.

Desain kamar dengan warna-warna terang dan sentuhan alami mungkin menampilkan dinding galeri dengan bingkai kayu atau tanpa bingkai sama sekali.

Tambahkan objek, seperti kunci atau cermin, untuk nuansa yang lebih eklektik.

Meski demikian, pertimbangkan untuk menambah beberapa lubang pada dinding saat membuat galeri.

Pasalnya, ada beberapa pemilik rumah yang melarang penambahan lubang dalam jumlah besar pada dinding karena dianggap merusak.

Di bawah ini ada langkah-langkah mudah yang bisa Anda ikuti untuk mengurangi kesalahan membuat lubang saat menciptakan galeri dinding.

- Tata desain Anda di lantai. Gunakan karya terbesar Anda sebagai titik fokus dan buat sisa karya atau desain Anda di sekitarnya.

- Buat garis besar setiap benda di atas kertas dan potonglah. Tandai tempat di atas kertas di mana objek akan digantung.

- Jika Anda memiliki banyak potongan dalam ukuran yang sama, tuliskan deskripsi singkat masing-masing bagian pada kertasnya yang sesuai untuk memudahkannya bagi Anda nantinya.

- Sekarang saatnya memetakan desain Anda di dinding. Gunakan selotip untuk menempelkan potongan-potongan kertas, dan ubah bentuknya hingga bentuk dan ukuran galeri sesuai dengan visi Anda.

- Tempelkan paku pada tanda yang Anda buat sebelumnya, lalu keluarkan kertas dan selotip dari dinding.

- Terakhir, gantung setiap bagian di tempatnya dan sesuaikan sesuai kebutuhan.


Komentar
Close Ads X