Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisma Atlet Kemayoran Ini Bak Apartemen Kelas Menengah

Kompas.com - 27/02/2018, 09:00 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata rusunawa atau rumah susun sederhana sewa?

Kamar sempit, ruang tamu dan ruang keluarga terbatas, hingga dapur dan kamar mandi alakadarnya. Demikian pula lorong yang sempit, akses tangga cukup untuk dua orang, syukur-syukur ada taman dan parkir yang memadai.

Baca juga : Tinjau Wisma Atlet Kemayoran, Jokowi Beri Catatan

Namun, pemandangan demikian tak akan Anda temui di Wisma Atlet Kemayoran.

Perkampungan atlet atau athelete village ini dibangun pemerintah sebagai lokasi tempat tinggal sementara bagi para atlet yang akan bertanding pada ajang Asian Games 2018 dan Indonesia Para Games 2018 mendatang.

Setelah kedua event tersebut rampung, wisma yang berada di Jalan Sunter Jaya 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara ini rencananya akan dijadikan rusunawa sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

"Untuk sementara, inpresnya (akan digunakan sebagai) rusunawa. Kalau mau jadi rusunami, harus diubah inpresnya," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (27/2/2018).

Dibandingkan rusunawa, Khalawi mengaku, ini lebih tepat disebut sebagai apartemen. Bagaimana tidak, beragam fasilitas seperti apartemen menempel pada sepuluh tower wisma atlet ini.

Masing-masing menara memiliki area lobi penjemputan bak apartemen mewah, demikian pula lantai selasar yang sangat luas.

Baca juga: Sidang Usai, Carlo Ancelotti Dituntut Hukuman Penjara 4 Tahun 9 Bulan

Tak cukup sampai di situ, masing-masing tower juga dilengkapi dengan lift untuk menjangkau lokasi kamar calon penghuninya.

Namun bila Anda ingin berjalan kaki, ada tangga yang bisa digunakan untuk turun dan naik ke unit.

Dari sisi fasilitas penunjang, ada pula mini market, klinik, tempat ibadah, laundry center, balai ruang serba guna, taman kanak-kanak, dan area pertokoan.

Baca juga: 9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

Selain itu juga terdapat area pedestrian lengkap dengan lampu cantik bila Anda ingin berjalan kaki atau sekedar jogging di malam hari. Serta taman rimbun nan luas di area belakang masing-masing menara.

Dibangun dengan anggaran Rp 3,4 triliun, wisma atlet ini juga dilengkapi tempat parkir yang bisa menampung 190 bus, 186 mobil, dan 33 mini bus, termasuk sepeda dan sepeda motor di Blok C3.

Adapun di Blok B8 terdapat area parkir yang bisa menampung 112 mobil dan 29 bus, serta sepeda dan sepeda motor.

Tipe 36

Baca juga: Kisah Cucu, Istri yang Tertinggal Mobil di "Rest Area" Batang Saat Mudik Lebaran

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
5 Dampak Tarif Impor Donald Trump 32 Persen bagi Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau