Komisi V DPR: Kecelakaan Marak, Direksi Waskita Harus Mundur

Kompas.com - 09/02/2018, 14:00 WIB
Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fary Djemi Francis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fary Djemi Francis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis mengkritisi kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk dalam menggarap sejumlah proyek infrastruktur.

Pasalnya, Waskita mendominasi kasus kecelakaan kerja yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga : Akibat Serentetan Kecelakaan Kerja, Waskita Karya Dijatuhi Sanksi

Menurut Fary, direksi Waskita menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalam sejumlah kasus tersebut. Dari sejumlah kasus yang terjadi, ada yang sampai memakan korban jiwa.

"Ya kalau sudah beberapa kali kejadian, sudah menyampaikan akan memperbaiki dan sebagainya, ya mundur saja saya kira," kata Fary kepada Kompas.com, Jumat (9/2/2018).

Dalam rapat kerja di Komisi V DPR dua pekan lalu, ia mengatakan, telah memanggil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta direksi BUMN kekaryaan.

Baca juga : Waskita akan Perbaiki Dinding Jembatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta

Salah satu poin yang dibahas yaitu mendominasikan BUMN kekaryaan termasuk Waskita, menggarap proyek strategis nasional (PSN). Persoalannya, Waskita tak hanya menggarap proyek pemerintah, tetapi juga proyek lain yang berasal dari swasta.

"Kami mengingatkan, jangan karena banyak kerja di luar pemerintah, kemudian pekerjaan pemerintah yang mereka anggap sedikit ini diabaikan keselamatannya," kata dia.

Fary menambahkan, Komisi V dalam waktu dekat juga berencana membentuk panitia kerja khusus (pansus) terkait keselamatan kerja.

Panitia ini nantinya akan mendalami sejumlah kasus kecelakaan kerja yang terjadi, serta sanksi yang telah dijatuhkan Kementerian PUPR terhadap penyedia jasa konstruksi.

Berdasarkan catatan Kompas.com, ada enam kasus kecelakaan kerja yang digarap Waskita pada saat proses konstruksi dalam kurun enam bulan terakhir.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X