Penulis
Sejauh ini, segelintir perusahaan telah memberi isyarat akan menaikkan gaji karyawan. Itu dilakukan karena mereka mengalami kekurangan tenaga kerja akibat menuanya piramida penduduk Jepang.
Upah rata-rata pekerja paruh waktu dan kontrak meningkat lebih cepat daripada pekerja yang digaji. Hal itu cukup membantu mempersempit kesenjangan gaji di Jepang.
Akan tetapi, sejumlah perusahaan kemungkinan hanya akan menaikkan gaji pegawai penuh waktu sebesar 2 persen, sama seperti tahun lalu.
"Karyawan mungkin mendapatkan bonus lebih besar, tetapi gaji pokok tidak terlalu tinggi. Ini membuat masyarakat enggan membayar lebih untuk kebutuhan sehari-hari,” papar Yoshimasa Maruyama, Kepala Ekonom SMBC Nikko Securities.
"Kami melihat harga di supermarket dan semacamnya juga belum akan meningkat,” tuntasnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.