Jokowi Akui Keuntungan Investasi Tol Trans Sumatera Kecil

Kompas.com - 21/01/2018, 22:00 WIB
Tol Bakauheni-Terbanggi Besar menelan investasi Rp 16,8 triliun. Biro SetpresTol Bakauheni-Terbanggi Besar menelan investasi Rp 16,8 triliun.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui secara kelayakan finansial, keuntungan investasi dari Jalan Tol Trans-Sumatera masih sangat kecil dengan tingkat pengembalian yang panjang.

Namun demikian, itu tak menghalangi konsentrasi pemerintah untuk melakukan percepatan dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Pulau Sumatera ini.

Baca juga : Baru Selesai 14,5 Kilometer, Tol Lampung Diresmikan Jokowi

Jokowi mengatakan hal itu saat meresmikan tol perdana di Lampung, ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Minggu (21/1/2018). 

"Memang banyak yang mengatakan hitung-hitungannya masih sangat kecil keuntungananya. Internal Rate of Return (IRR)-nya kecil, return-nya masih panjang. Tapi, ini adalah kebutuhan yang tidak bisa kita tunda jika ingin menang dalam kompetisi dengan negara-negara lain," tutur Jokowi. 

"Kita akan terus berkonsentrasi di pembangunan infrastruktur, memang ini (ruas Bakauheni-Terbanggi Besar) baru sedikit selesai, saya yakin akhir tahun banyak infrastruktur yang selesai," tambah Jokowi.

Baca juga : Naiki Truk, Jokowi Isyaratkan Tol Lampung Jalur Logistik Nasional

Sebagai simbol infrastruktur logistik Nasional, Presiden Jokowi menaiki truk untuk meninjau Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang diresmikan pada Minggu (21/1/2018).Biro Setpres Sebagai simbol infrastruktur logistik Nasional, Presiden Jokowi menaiki truk untuk meninjau Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang diresmikan pada Minggu (21/1/2018).
Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar merupakan salah satu dari 24 ruas Tol Trans Sumatera yang dikembangkan oleh PT Hutama Karya melalui penugasan dari Pemerintah dan ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN).

Tak tanggung-tanggung, dari sisi pembiayaan, tol ini bakal menelan investasi sekitar Rp 16,8 triliun yang dipenuhi dari porsi modal atau ekuitas sudah 52 persen dan 48 persen melalui skema pinjaman perbankan.

Baca juga : Gratis, Lintasi Tol Pertama di Lampung Hingga Masa Mudik Lebaran

Dari total sepanjang 140,9 kilometer, pembangunan tol yang sudah selesai konstruksinya baru mencapai 14,5 kilometer.

Tol ini mencakup Bakaheuni-Terbanggi Besar Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo, yaitu Segmen Pelabuhan Bakauheni-Simpang Susun (SS) Bakauheni sepanjang 8,9 kilometer serta Paket 2 Sidomulyo-Kotabaru, yakni Segmen SS Lematang-SS Kotabaru sepanjang 5,6 kilometer.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan penjelasan terkait Tol Bakauheni-Terbanggi Besar kepada Presiden Joko Widodo. 14,5 kilomtere jalan tol ini diresmikan pada Minggu (21/1/2018).Biro Setpres Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan penjelasan terkait Tol Bakauheni-Terbanggi Besar kepada Presiden Joko Widodo. 14,5 kilomtere jalan tol ini diresmikan pada Minggu (21/1/2018).
Pembangunan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar terbagi dalam 4 paket yakni Paket 1 dari Bakauheni ke Sidomulyo sepanjang 39,40 kilometer, dengan kontraktor PT PP (Persero) Tbk.

Paket 2 dari Sidomulyo ke Kotabaru sepanjang 40,6 kilometer dengan kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Paket 3 dari Kotabaru ke Metro sepanjang 29 kilometer dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan paket 4 dari Metro ke Terbanggi Besar sepanjang 31,93 kilometer, dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

 

 

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X