Rumput Stadion Utama GBK Dijamin Tidak Mudah Tercabut

Kompas.com - 17/01/2018, 21:00 WIB
Jelang diresmikan Presiden Joko Widodo, Stadion Utama GBK Senayan diguyur hujan, Minggu (14/1/2018). Arimbi Ramadhiani/Kompas.comJelang diresmikan Presiden Joko Widodo, Stadion Utama GBK Senayan diguyur hujan, Minggu (14/1/2018).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, Kompas.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), diikuti pertandingan sepakbola antara Timnas Indonesia dan Islandia, Minggu (14/1/2018).

Meski kemudian kalah dari Islandia, Indonesia perlu berbangga diri dengan fasilitas olahraga yang baru direnovasi tersebut.

Kelebihan Stadion Utama GBK ini terutama dari segi rumput yang ditanam berjenis zoysia matrela atau rumput manila.

"Rumput ini pertama pemeliharaannya mudah, kemudian akar rumput relatif kuat," ujar Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Iwan Supriyanto di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Iwan mengatakan, untuk pertandingan sepak bola, rumput berjenis ini tidak mudah tercabut.

Biasanya, di zona-zona tertentu seperti titik tempat pemain terjatuh dan titik tendangan penalti, lapisan rumput akan terkelupas.

Namun, dengan menggunakan rumput zaysia matrela yang relatif kuat, hal tersebut bisa diminimalkan.

"Alhamdulillah, rumputnya tumbuh baik. Ini juga akan kami tanam di beberapa stadion lain seperti yang tengah kami renovasi di Jawa Barat," kata Iwan.

Adapun Stadion Utama GBK ini akan dijadikan sebagai salah satu venue Asian Games 2018.

Sebelumnya pada awal November 2017 lalu, Presiden Jokowi telah meresmikan empat venue olahraga di kawasan GBK Senayan.

Keempatnya yaitu Lapangan Hoki, Lapangan Sepakbola ABC, Lapangan Panahan dan Stadion Renang.

Keempat venue tersebut nantinya juga akan dijadikan sebagai lokasi pertandingan pada Asian Games 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X