Kompas.com - 24/12/2017, 15:26 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KUPANG, KompasProperti - Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis menyalahkan pemerintah dalam hal penyusunan anggaran untuk pembangunan infrastruktur.

Akibatnya, dalam setiap pengambilan keputusan yang dilakukan di DPR, anggaran yang disetujui selalu turun dan di bawah usulan.

"Kita hanya menyetujui anggarannya, karena diusulkan oleh pemerintah sesuai dengan kebutuhan mereka. Dana yang disediakan oleh Kementerian Keuangan sekian, itu yang kita bicarakan. Dan DPR tidak bisa tambah dana karena DPR bukan (bertugas) mencari uang," kata Fary kepada awak media di Kupang, Jumat (22/12/2017).

Terbaru, dalam hal penyusunan anggaran 2018 dimana pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajukan anggaran sebesar Rp 221,03 triliun.

Namun, hanya Rp 106 triliun yang disetujui DPR atau di bawah 50 persen dari usulan yang diajukan.

Sementara untuk tahun 2017, anggaran yang diajukan sebesar Rp 209,1 triliun, namun hanya Rp 103,1 triliun yang disetujui.

Hal yang sama juga tak beda jauh pada usulan anggaran untuk tahun 2015 dan 2016 lalu.

Untuk 2015, Kementerian PUPR mengajukan anggaran Rp 114,8 triliun, namun hanya Rp 110,8 triliun yang disetujui.

Sementara pada 2016, dari Rp 169,4 triliun yang diajukan, hanya Rp 98,1 triliun yang disetujui.

"Anggaran untuk Tahun 2018 itu jauh di bawah 50 persen. Artinya, bahwa bicara tentang infrastruktur itu juga tidak bisa banyak berbuat apa-apa, karena anggarannya tidak tersedia, sehingga imbasnya terhadap sejumlah program itu drop," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.