Tantangan Bangun Jalan, Tenaga Ahli Terbatas, Material Tak Berkualitas

Kompas.com - 14/12/2017, 21:03 WIB
Uji coba sampah plastik sebagai bahan campuran aspal. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRUji coba sampah plastik sebagai bahan campuran aspal.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Masifnya pembangunan infrastruktur memberikan tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha yang bergerak di sektor tersebut. Terutama, sektor jalan.

Wakil Ketua Umum DPP Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Taufik Widjojono mengatakan, pesatnya pembangunan infrastruktur, tidak diimbangi dengan tenaga ahli yang berkompeten.

Akibatnya, perusahaan konstruksi seringkali kesulitan mencari tenaga ahli tersebut.

"Teman-teman tentu sadar, betapa sulitnya kita mencari tenaga-tenaga yang ahli dalam pembangunan jalan. Sementara, ketersediaan orang-orang tersebut sangat terbatas," kata Taufik dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Persoalan lain, kata dia, adalah kualitas material yang digunakan untuk membangun jalan, terutama aspal sangat kurang.

Tak hanya pemerintah, tak jarang para penyedia jasa konstruksi mendapatkan keluhan dari masyarakat lantaran kualitas aspal yang buruk, dan mudah rusak.

Hal ini, menurut Taufik, menuntut para pengusaha untuk bisa menghasilkan aspal dengan kualitas terbaik yang sesuai dengan iklim Indonesia.

"Kita butuh aspal yang kuat, tapi sekaligus lentur dan tahan air," kata dia.

Paling tidak, Taufik menambahkan, usia aspal itu dapat bertahan hingga 20 tahun sesuai dengan perencanaan pemerintah.

Menurut dia, pemerintah saat ini memiliki pendekatan perencanaan yang lebih baik daripada sebelumnya. Bila sebelumnya, pendekatan minimal untuk usia perbaikan aspal hanya 5 sampai 10 tahun, kini sudah mencapai 20 tahun.

"Tentunya umur 20 tahun membutuhkan produk aspal yang baik," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Perumahan
Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.