Kompas.com - 12/10/2017, 23:10 WIB
Direktur Utama Intiland Hendro S Gondokusumo Arimbi RamadhianiDirektur Utama Intiland Hendro S Gondokusumo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - PT Intiland Development Tbk yang memiliki konsesi menggarap reklamasi Teluk Jakarta Pulau H tidak langsung memulai pembangunan pasca moratorium dicabut.

Menurut pendiri sekaligus Direktur Utama Intiland Hendro S Gondokusumo, saat ini Pulau H belum dibangun karena Intiland masih mengurus perizinan dan persyaratan.

"Kami sedang bereskan surat-surat. Setelah semua beres (baru dibangun)," ujar Hendro saat berbincang dengan KompasProperti, di Senayan City, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Hendro menuturkan, hingga kini belum bisa memastikan kapan tepatnya Intiland akan memulai pembangunan pulau rekayasa paling kecil tersebut.

Senada dengan Hendro, Direktur Intiland Development, Archied Noto Pradono menambahkan, Intiland masih menggarap proyek properti lainnya.

Intiland tengah fokus dalam menyelesaikan persyaratan hukum dan perizinan reklamasi.

"Kami tunggu deh. Kami lihat kalau semua sudah clear, semua beres, gubenur baru (DKI Jakarta) oke, kami tidak buru-buru (bangun reklamasi)," jelas Archied.

Seperti diketahui, Intiland berencana membangun reklamasi pulau H seluas 63 hektar. Izin reklamasi Pulau H diberikan pada kurun Oktober-November 2015.

Selain Pulau H, izin reklamasi yang terbit pada periode tersebut adalah Pulau F, I, dan K yang masing-masing dikembangkan oleh PT Jakarta Propertindo, dan anak perusahaan tak langsung PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yakni PT Jaladri Kartika Pakci yang bermitra dengan PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA).

Pembangunan pulau-pulau ini sempat terhambat karena adanya moratorium atau penghentian sementara pada tahun lalu oleh pemerintah pusat.

Namun, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membatalkan moratorium tersebut dengan mencabut sanksi administrasi bagi pengembang pulau C, D, dan G.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.