Central Cipta Murdaya Bakal Bangun WTC Hingga Sebelas Seri

Kompas.com - 09/10/2017, 20:30 WIB
Render WTC 3 Sudirman, Jakarta. skyscrapercity.comRender WTC 3 Sudirman, Jakarta.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

BEKASI, KompasProperti - Central Cipta Murdaya (CCM) Holding berencana mengembangkan kompleks perkantoran komersial, World Trade Center (WTC) hingga sebelas seri.

Pengembangan kompleks perkantoran itu akan dilakukan dalam kurun waktu hingga 30 tahun mendatang.

Direktur CCM Holding Karuna Murdaya menjelaskan, sejauh ini sudah ada lima proyek yang sudah dan tengah digarap, yaitu WTC 1, WTC 2, WTC 3, WTC 5 dan WTC 6.

"Itu enggak ada (WTC) 4, karena 4 dianggap sebagian orang tidak hoki," kata Karuna kepada KompasProperti, di Bekasi, Senin (9/10/2017).

Sementara, enam gedung lainnya yakni WTC 7, WTC 8, WTC9, WTC 10, WTC 11 dan WTC 12 akan dikerjakan setelah seluruh proyek yang ada rampung.

Karuna mengaku, belum bisa memberikan informasi terkait besaran investasi yang akan dibenamkan untuk membangun enam gedung lainnya.

"Tergantung inflasi," kata dia.

Sebagai gambaran, ia menyebut, anggaran konstruksi untuk membangun WTC 3 yaitu 2,5 kali lipat, dibandingkan WTC 2.

Adapun WTC 2 yang telah rampung pada 2012 lalu menelan dana hingga Rp 3 triliun, dan disebut sebagai gedung perkantoran dengan investasi termahal saat itu.

"Memang gedungnya (WTC 3) lebih tinggi 10 lantai, tapi harga kosntruksi sejak tahun 2009 yang kita mulai WTC 2, sampai harga konstruksi kita mulai WTC 3 itu sudah naik banyak. Karena itu tergantung inflasi Indonesia dan tergantung kapan mulainya juga," pungkas Karuna.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X