BPJT Setuju Penetapan Jam Operasional Truk di Jalan Tol

Kompas.com - 09/09/2017, 20:00 WIB
Arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (29/8/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahArus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (29/8/2017).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Jalan tol yang seharusnya bebas hambatan tidak lagi relevan, terutama pada jam-jam tertentu.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mencontohkan Tol Jakarta-Cikampek yang memiliki 3 lajur.

Kapasitasnya saat ini harus tereduksi akibat konstruksi Jakarta-Cikampek Elevated. Pada gilirannya, macet pun menjadi pemandangan sehari-hari.

Menurut Herry, ada beberapa skema yang bisa diterapkan. Namun yang paling memungkinkan adalah menetapkan jam operasional untuk truk dan kendaraan logistik.

"Pesannya adalah bagaimana pemanfaatan ruang tadi bisa diatur. Kalau enggak diatur, jadi turun sekaligus dan kejadiannya macet," ujar Herry, Jumat (8/9/2017).

Dia menjelaskan, beberapa cara mengurangi kemacetan tersebut yang pertama adalah menambah kapasitas.

Meski demikian, menurut Herry, cara ini tidak bisa diterapkan sewaktu-waktu. Seperti pembangunan Jakarta-Cikampek Elevated yang bertujuan untuk menambah kapasitas saja, butuh waktu 2 tahun penyelesaiannnya.

Selanjutnya, kata Herry, cara yang paling bisa diterapkan adalah dengan contraflow. Namun kembali lagi, cara ini juga memiliki kelemahan yakni bergantung pada volume kendaraan pada arus sebaliknya.

"Cara paling cepat adalah demand-nya dikurangi sehingga hasil baginya tetap. Kalau demand lebih kecil dengan 3 lajur jadi cukup," sebut Herry.

Dia melihat tidak semua jenis kendaraan harus berangkat pada jam yang sama. Jika berdasarkan kebutuhan waktu operasional truk bisa digeser, maka akan lebih baik.

Sebagai contoh, pekerja kantoran yang berangkat pada pagi hari, mungkin truk bisa mengalah dulu dan baru memakai jalan tolnya pada siang hari.

"Kalau perlu, ketika jamnya truk sudah operasi, kendaraan pribadi bisa dikurangi, misalnya," jelas Herry.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X