Di Sepanjang Tanggul Laut Utara Jakarta Bakal Dibangun RPTRA

Kompas.com - 05/09/2017, 23:52 WIB
Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di tanggul laut Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara. Gambar diambil Selasa (5/9/2017). Arimbi RamadhianiRuang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di tanggul laut Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara. Gambar diambil Selasa (5/9/2017).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane berupaya untuk mengurangi dampak penurunan muka tanah dengan membangun tanggul laut.

Dari total panjang 4,5 kilometer tanggul yang akan dibangun, saat ini pekerjaannya sudah mencapai separuhnya yaitu 58 persen.

Selain untuk mengamankan wilayah dataran yang bersisian langsung dengan laut, tanggul ini juga akan dipercantik berupa penataan kawasan.

"Di Kali Baru ini seperti yang terlihat sekarang ada Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA). Nantinya sepanjang tanggul akan dibuat seperti ini," ujar Kepala BBWS Ciliwung-Cisadane T Iskandar di lokasi pembangunan, Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (5/9/2017).

Iskandar mengatakan, penataan kawasan berbentuk RPTRA ini dilakukan untuk menambah ruang terbuka hijau publik. Pasalnya, saat ini di Jakarta, ruang terbuka hijau publik masih sulit ditemui.

Tidak hanya itu, kata Iskandar, ruang terbuka di sepanjang tanggul ini juga diharapkan dapat mendekatkan proyek pemerintah kepada masyarakat, terutama terkait tanggul laut tersebut.

"Dengan didatangi orang kan mereka juga jadi tahu apa itu tanggul, apa fungsinya," jelas Iskandar.

Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di tanggul laut Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara. Gambar diambil Selasa (5/9/2017).Arimbi Ramadhiani Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di tanggul laut Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara. Gambar diambil Selasa (5/9/2017).

Ia menegaskan, RPTRA ini bisa diakses masyarakat umum dan pengelolaannya nanti akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Meski demikian, Iskandar mengingatkan, meski dapat dikunjungi secara bebas, masyarakat harus sadar dan menjaga kelestarian dan kebersihan RPTRA tersebut.

"Jangan sampai dirusak, dicorat-coret, kemudian jadi kumuh," sebut Iskandar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diwacanakan Sejak 2005 dan Gusur Rumah Real Estat, Tol Cijago Tak Kunjung Tuntas

Diwacanakan Sejak 2005 dan Gusur Rumah Real Estat, Tol Cijago Tak Kunjung Tuntas

Berita
Siapkan Perjalanan Anda, Ada Pengalihan Lalin di Tol Sedyatmo hingga Rabu

Siapkan Perjalanan Anda, Ada Pengalihan Lalin di Tol Sedyatmo hingga Rabu

Berita
[POPULER PROPERTI] Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Buat Beli Rumah

[POPULER PROPERTI] Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Buat Beli Rumah

Berita
Kementerian ATR/BPN Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa

Kementerian ATR/BPN Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa

Berita
Asosiasi Arsitek: Keikutsertaan dalam BOI Bukan Semata-mata 'Pekerjaan'

Asosiasi Arsitek: Keikutsertaan dalam BOI Bukan Semata-mata "Pekerjaan"

Berita
Diundang ke Istana Negara, Ini Masukan Lima Asosiasi Arsitek kepada Jokowi Soal IKN

Diundang ke Istana Negara, Ini Masukan Lima Asosiasi Arsitek kepada Jokowi Soal IKN

Berita
Aristoteles Hadir di Serpong, Dipatok Rp 3 Miliar Per Unit

Aristoteles Hadir di Serpong, Dipatok Rp 3 Miliar Per Unit

Perumahan
Pasca-gempa, 82 Bangunan Rusak di Sulbar Direhabilitasi

Pasca-gempa, 82 Bangunan Rusak di Sulbar Direhabilitasi

Berita
MRT Jakarta Tawarkan Sejumlah Keuntungan bagi Startup yang Mau Kerja Sama, Ini Syaratnya

MRT Jakarta Tawarkan Sejumlah Keuntungan bagi Startup yang Mau Kerja Sama, Ini Syaratnya

Berita
Hingga Maret 2021, LPJK Terbitkan 9.666 Sertifikat Kompetensi Kerja Kontruksi

Hingga Maret 2021, LPJK Terbitkan 9.666 Sertifikat Kompetensi Kerja Kontruksi

Konstruksi
Bendungan Pertama di Sulawesi Barat Senilai Rp 1,02 Triliun Mulai Dibangun

Bendungan Pertama di Sulawesi Barat Senilai Rp 1,02 Triliun Mulai Dibangun

Berita
Beli Rumah Jelang Lebaran? Ketahui Cara Jitu Pilih Pengembang

Beli Rumah Jelang Lebaran? Ketahui Cara Jitu Pilih Pengembang

Tips
Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Membeli Rumah

Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Membeli Rumah

Berita
Bertemu Presiden, Tujuh Asosiasi Ditawari Masuk Badan Otorita IKN

Bertemu Presiden, Tujuh Asosiasi Ditawari Masuk Badan Otorita IKN

Berita
[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah Buat Lebaran, Harga Mulai dari Rp 130 Juta

[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah Buat Lebaran, Harga Mulai dari Rp 130 Juta

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X