Kompas.com - 22/06/2017, 15:02 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman antaran Bank BTN dengan pengurus Masjid Istiqlal, terkait penyaluran KPR Subsidi dengan skema syariah (iB) di Kantor Kemenkeu, Rabu (21/6/2017). KOMPAS.com / DANI PRABOWOPenandatanganan nota kesepahaman antaran Bank BTN dengan pengurus Masjid Istiqlal, terkait penyaluran KPR Subsidi dengan skema syariah (iB) di Kantor Kemenkeu, Rabu (21/6/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Para imam, mua'dzin dan karyawan Masjid Istiqlal, mendapat bantuan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi berbasis syariah (iB) dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Melalui bantuan tersebut, mereka yang ingin membeli rumah cukup mencicil Rp 775.000 per bulan.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengaku, bersyukur atas bantuan yang diberikan BTN kepada para imam, mua'dzin dan karyawan Masjid Istiqlal.

Ia tak menyangka, bantuan yang diminta saat bulan suci Ramadhan tahun ini,  dapat diperoleh dalam waktu singkat.

"Tidak lama setelah kita buka puasa di sini (Kemenkeu), Ibu Menkeu (bilang) 'kalau gitu hayuk kita akselerasi percepatan secepat mungkin'," kata Nasaruddin usai penandatanganan nota kesepahaman di Kemenkeu, Rabu (21/6/2017).

"Alhamdulillah bisa terealisasi dalam minggu ini. Dalam hitungan hari bisa terealisasi. Tidak pernah terbayang sebelumnnya," ujarnnya.

Sejak diangkat sebagai imam besar pada 2016 lalu, Nasaruddin mengaku, kerap memperjuangkan peningkatan kesejahteraan imam, mua'dzin dan karyawan Masjid Istiqlal kepada pemerintah.

Menurut dia, seorang imam memiliki kepribadian yang luar biasa. Mereka tak pernah mengeluh atau berharap lebih kepada pemerintah, sekali pun bekerja bagi masjid terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

"Gaji per bulannya juga, tidak perlu saya sampaikan di sini, karena pasti kaget kalau bapak ibu tahu. Tapi enggak pernah protes," kata dia.

Di era saat ini, ia mengaku, perhatian pemerintah kepada Masjid Istiqlal sangat besar. Tak jarang pemerintah melalui Kementerian BUMN menawarkan bantuan.

"Alhamdulilah sudah beberapa BUMN datang menyerahkan proposal, kira-kira program masjidnya itu seperti apa," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.