Marak Pengembang Nakal, Summarecon Usulkan "Developer Rating"

Kompas.com - 21/05/2017, 19:24 WIB
|
EditorHilda B Alexander

Rating untuk pengembang skala A tentu harus dibedakan untuk pengembang skala di bawahnya B atau C.

"Kalau ada rating seperti ini, yang diuntungkan nggak cuma pengembang, juga melindungi konsumen dari praktik pengembang nakal," tambah Adrianto.

Di China saja, ujar dia, pengembang baru bisa memasarkan atau berjualan setelah atap pada produk propertinya terpasang.

Sementara di Indonesia, hanya berjualan gambar tanpa kelengkapan perizinan, sudah bisa meraup uang konsumen. Padahal, tak ada jaminan rumah atau properti yang ditawarkan, terbangun.

OJK sendiri mengungkapkan laporan aduan masyarakat terkait persoalan properti, setidaknya ada 664 aduan yang diterima dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Deputi Direktur Direktorat Pelayanan Konsumen Rela Ginting mengatakan, OJK mengatakan dari sembilan klasifikasi aduan masyarakat, persoalan tentang pengembang nakal terhitung paling banyak.

Sisanya merupakan persoalan terkait konsumen, bank, asuransi, notaris, jasa penilai, Badan Pertanahan Nasional (BPN), pemerintah daerah (pemda) dan lain-lain.

Untuk developer, beberapa persoalan yang sering diadukan yakni pengembang nakal lantaran melakukan praktek wanprestasi, baik dalam hal penyerahan sertifikat maupun kualitas bangunan.

Selain itu, materi Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang sering kali lebih menguntungkan pengembang.

"Kemudian, developer itu kadang-kadang suka janjikan kredit pasti cair. Itu terkadang terjadi di lapangan padahal mereka nggak punya kewenangan mencairkan kredit," kata Rela saat kegiatan Property and Mortgage Summit 2017 di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Tinjau Perbaikan Jalan Sepanjang 55,8 Kilometer di Kepulauan Nias

Presiden Jokowi Tinjau Perbaikan Jalan Sepanjang 55,8 Kilometer di Kepulauan Nias

Berita
Perluas Jaringan, Accor Buka Mövenpick Jakarta International Airport Tahun 2026

Perluas Jaringan, Accor Buka Mövenpick Jakarta International Airport Tahun 2026

Hotel
Sejak 2009, Hasil Sekuritisasi KPR Mencapai Rp 12,78 Triliun

Sejak 2009, Hasil Sekuritisasi KPR Mencapai Rp 12,78 Triliun

Berita
Proyek Kereta Layang Jatinegara-Tanah Abang-Kemayoran akan Dievaluasi

Proyek Kereta Layang Jatinegara-Tanah Abang-Kemayoran akan Dievaluasi

Konstruksi
Menteri Hadi Pertimbangkan Usulan Sertifikat Tanah Dilengkapi Foto Pemilik

Menteri Hadi Pertimbangkan Usulan Sertifikat Tanah Dilengkapi Foto Pemilik

Berita
Tahun 2024, Indonesia Bakal Punya Jalur Kereta Sepanjang 7.451 Kilometer

Tahun 2024, Indonesia Bakal Punya Jalur Kereta Sepanjang 7.451 Kilometer

Konstruksi
Menilik Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Tana Mori di NTT

Menilik Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Tana Mori di NTT

Kawasan Terpadu
Tahun 2021 Okupansi Hotel di Seluruh Indonesia Turun, Bali Anjlok Paling Drastis

Tahun 2021 Okupansi Hotel di Seluruh Indonesia Turun, Bali Anjlok Paling Drastis

Hotel
Kata Sri Mulyani, Sekuritisasi KPR Bisa Jadi Upaya Atasi Backlog Rumah

Kata Sri Mulyani, Sekuritisasi KPR Bisa Jadi Upaya Atasi Backlog Rumah

Berita
Pemerintah Targetkan Bangun 10.254 Kilometer Jalur Kereta Api Tahun 2030

Pemerintah Targetkan Bangun 10.254 Kilometer Jalur Kereta Api Tahun 2030

Konstruksi
Jasa Marga 'Spin-off' Divisi Regional Trans-Jawa ke Anak Usaha

Jasa Marga "Spin-off" Divisi Regional Trans-Jawa ke Anak Usaha

Berita
Kembalinya Ekspatriat ke Jakarta, Picu Kenaikan Okupansi Apartemen Servis

Kembalinya Ekspatriat ke Jakarta, Picu Kenaikan Okupansi Apartemen Servis

Apartemen
Berkunjung ke Bekasi, Menteri Hadi Minta Kantor Pertanahan Buka Tiap Hari dan Jamin Tak Ada Pungli

Berkunjung ke Bekasi, Menteri Hadi Minta Kantor Pertanahan Buka Tiap Hari dan Jamin Tak Ada Pungli

Berita
Tahun 2019 Kerap Dijadikan Patokan, Namun Okupansi Hotel Justru Anjlok 25 Persen

Tahun 2019 Kerap Dijadikan Patokan, Namun Okupansi Hotel Justru Anjlok 25 Persen

Hotel
Tol Serpong-Balaraja Tuntas Jalani Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi

Tol Serpong-Balaraja Tuntas Jalani Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.