Kompas.com - 20/05/2016, 23:32 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain cacat hukum, pembangunan Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) disinyalir Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) sebagai bentuk permintaan pengembang kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengusir warga di sekitar Teluk Jakarta.

Baca: Walhi: Rencana Pembangunan Tanggul Laut Raksasa Cacat Hukum

"Walhi menduga pembuatan GSW merupakan satu rangkaian proyek pesanan dari pengembang untuk menghilangkan nelayan dari Teluk Jakarta," kata Direktur Eksekutif Walhi Jakarta, Puput TD Putra, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (19/5/2016).

Menurut Putra, bukan hanya menghilangkan nelayan, pembangunan GSW dan reklamasi akan menghilangkan Teluk Jakarta dan hanya menyisakan sedikit kanal untuk mengalirkan sungai-sungai di Jakarta.

Imbasnya, lanjut dia laju aliran sungai yang membawa lumpur akan tertahan sehingga membuat potensi kedatangan banjir akan lebih cepat dari perkiraan.

Belum lagi kalau kanal-kanal itu menjadi dangkal dan lumpur yang dibawa oleh air sungai mengendap di kanal.

"Maka sudah dapat dipastikan akan menenggelamkan Jakarta menjadikannya sebagai kolam renang terbesar di dunia," tandas Putra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.