Aqua Japan Lipatgandakan Kapasitas Pabrik Cikarang

Kompas.com - 17/05/2016, 10:00 WIB
Pendingin ruangan merk Aqua. Gambar diambil di Jakarta, Senin (16/5/2016). Arimbi RamadhianiPendingin ruangan merk Aqua. Gambar diambil di Jakarta, Senin (16/5/2016).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen peralatan elektronik asal Jepang PT Aqua Japan Indonesia berambisi masuk jajaran tiga besar di Indonesia.

Berbagai inovasi pun diluncurkan. Produk-produk terbarunya antara lain, Mesin Cuci Hijab Series, mesin cuci berukuran telapak tangan Coton, dan mesin cuci tanpa air Racoon.

Selain itu, mereka membidik peningkatan kapasitas pabrik di Cikarang, sebesar dua kali lipat. Saat ini, kapasitas pabrik tersebut mencapai satu juta unit per tahun.

"Akan ada penambahan (kapasitas pabrik) karena target market share 2018 menjadi tiga besar, maka harus sesuai dengan jumlah. Kalau kita lihat, bisa dobel," ujar Executive General Manager Sales and Distribution Aqua Japan Indonesia Fajar Surya kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Fajar mengatakan, Cikarang merupakan pabrik utama yang memproduksi kulkas. Hasil produksi ini diekspor ke berbagai negara, terutama di Asia dan juga Afrika.

Sementara untuk mesin cuci diproduksi di Vietnam dan China. Adapun barang-barang lainnya, termasuk produk baru, diproduksi di Jepang.

Menurut Fajar, hal ini adalah cara untuk menguatkan Aqua Jepang dalam berbisnis, karena pabrik yang tersebar, saling mendukung.

Aqua Japan telah berada di Indonesia sejak 1970 dengan merek Sanyo. Pabriknya di Cikarang sudah beroperasi sejak 1996 dengan memproduksi lemari pendingin atau kulkas.

Saat ini, Aqua memiliki 141 pusat servis dengan periode garansi lebih lama. Untuk kategori kulkas inverter, masa garansi sampai dengan 10 tahun.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X