Kompas.com - 29/02/2016, 18:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasal 1 Undang Undang Tabungan Perumahan Rakyat (UU Tapera) yang diresmikan Selasa pekan lalu, mencatumkan bahwa peserta Tapera adalah warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) pemegang visa dengan maksud bekerja di wilayah Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan dan telah membayar simpanan.

Keberadaan WNA sebagai peserta Tapera lantas menimbulkan tanya terkait relevansinya terhadap kepemilikan rumah di Indonesia. (Baca: Orang Asing Bisa Menjadi Peserta Tapera, Kok Bisa? (I))

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Panitia Khusus RUU Tapera, Misbakhun mengatakan jika hanya jadi peserta, WNA sangat diperbolehkan.

"Ya kalau peserta saja kan bisa. Karena mereka kan pekerja di Indonesia, pungutannya akan sama tapi tidak mendapatkan hak karena mereka menjadi bagian dari prinsip kegotongroyongan," tambahnya ketika bertandang ke kantor redaksi Kompas.com, di Palmerah Selatan, Jakarta, Senin (29/2/2016).

Hak yang dimaksud Misbakhun adalah memperoleh fasilitas pembiayaan perumahan layaknya peserta Tapera lainnya.

Ucapan Misbakhun sejalan dengan Pemanfaatan Dana Tapera yang tercantum dalam Pasal 24 UU Tapera.

Pasal 24 ayat (1) UU Tapera berbunyi, Pemanfaatan Dana Tapera dilakukan untuk pembiayaan perumahan bagi Peserta. Kemudian ayat (2) mencantumkan, Pemanfaatan Dana Tapera sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikecualikan bagi peserta WNA.

Sementara itu mengenai waktud an besaran pungutan yang dibebankan kepada WNA, menurut Misbakhun akan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tapera.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.