Kampus UMN Menara 3 Dirancang Hemat Energi

Kompas.com - 18/01/2016, 16:00 WIB
Gedung New Media Tower milik Universitas Mulimedia Nusantara (UMN) akan mewakili Indonesia pada ajang ASEAN Energy Award 2014 di Laos, Senin (21/4/2014). Yohanes Debrito NeonnubGedung New Media Tower milik Universitas Mulimedia Nusantara (UMN) akan mewakili Indonesia pada ajang ASEAN Energy Award 2014 di Laos, Senin (21/4/2014).
|
EditorHilda B Alexander

TANGERANG, KOMPAS.com - Gedung hemat energi mulai menjadi pilihan beberapa institusi pendidikan untuk menjadi tempat belajar mahasiswanya. Salah satunya adalah Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang membangun gedung baru Menara 3 UMN.

Pembangunan Menara 3 UMN yang hemat energi ini merupakan kelanjutan dari pembangun gedung-gedung hemat energi sebelumnya.

Saat ini UMN tercatat baru memiliki tiga gedung, yakni Gedung A, Gedung B, dan Gedung C yang juga disebut New Media Tower dengan karakteristik hampir sama dengan Menara 3 UMN.

Semua arsitektur di Menara 3 UMN ini mendukung penggunaan energi menjadi lebih hemat. Selain itu, gedung ini memiliki banyak ruang terbuka melalui ventilasi udara alam yang sejuk.

"Gedung ini menjadi tempat yang nyaman untuk perkuliahan dan bekerja," jelas Wakil Rektor UMN, Andrey Andoko, saat meresmikan groundbreaking  Menara 3 UMN, di Serpong, Senin (18/1/2016).

Tujuan lain pembangunan Menara 3 UMN tak lepas dari semakin berkembang dan diminatinya UMN sebagai tempat kuliah.

"Menara 3 ini memberikan akomodasi kegiatan mengajar mahasiswa UMN yang terus bertambah hingga 2.000 mahasiswa tiap tahunnya," ujar Ketua Yayasan Multimedia Nusantara, Teddy Suryanto, pada kesempatan yang sama.

Yohanes Debrito Neonnub Gedung new Media Tower Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menjadi contoh konsep gedung hemat energi bagi universitas lainnya, Senin (21/4/2014).
Seperti halnya gedung Gedung New Media Tower, Menara 3 UMN juga menggunakan double skin guna mengontrol intensitas cahaya dan panas matahari yang masuk ke dalam ruangan sehingga ruangan jadi cukup dingin dan terang.

Menurut CEO Duta Cermat Mandiri, Budiman Hendropurnomo, arsitek yang menjadi rekanan UMN untuk membangun Tower 3, double skin ini mampu mengurangi cahaya matahari yang masuk hingga 27 persen.

Konsep hemat energi, tak hanya sampai di situ, hal tersebut diaplikasikan lewat penggunaan air conditioner (ac) yang ukurannya lebih kecil daripada kebanyakan gedung-gedung lainnya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X