Jotun Siapkan 2.500 Kaleng Cat untuk Pagar Kawasan Monas

Kompas.com - 10/11/2015, 19:00 WIB
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil terlihat mengecat pagar kawasan Monas, Jakarta, Selasa (10/11/2015). Arimbi RamadhianiSejumlah Pegawai Negeri Sipil terlihat mengecat pagar kawasan Monas, Jakarta, Selasa (10/11/2015).
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Jotun Indonesia mengecat ulang pagar kawasan Monumen Nasional (Monas).

Produsen cat asal Norwegia ini menyiapkan cat dan peralatannya. Sementara tenaga untuk mengecat berasal dari pegawai negeri sipil (PNS) dan beberapa komunitas.

"Sekitar 2.500-3.000 kaleng cat dengan nilai Rp 500 juta-Rp 600 juta, kami sediakan," ujar Business Segment Manager Decorative Segment PT Jotun Indonesia Victor Taslim kepada Kompas.com, di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Selasa (10/11/2015).

Produk yang disediakan, kata Viktor adalah cat dekoratif Jotun dengan full paint system. Sistem tersebut berupa satu lapis cat dasar dan dua lapis luar dengan varian "Jotashield Extreme" untuk bagian pagar tembok dan Gardex Premium untuk bagian pagar besi.

Formula extreme acrylic dari "Jotashield Extreme" menghasilkan cat yang lebih kuat dengan daya tahan tinggi. Formula ini dioptimalkan untuk bertahan terhadap kerasnya iklim tropis, termasuk di Jakarta.

Adapun pengecatannya dilakukan oleh 17.000 PNS dan 160 orang komunitas termasuk dari Jotun. Komunitas tersebut antara lain Ikatan Abang None Jakarta, Teach for Indonesia Bina Nusantara University, serta Young on Top.

Komunitas ini datang dengan inisiasi pribadi. Pihak Jotun membuka pendaftaran komunitas untuk umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kawasan Monas memiliki luas 82 hektar dengan panjang keliling pagar kawasan adalah 5.332 meter. Proses pengecatan dilaksanakan dalam tiga tahap, mulai dari pengampelasan, pengecatan lapisan dasar, lalu pengecatan lapisan luar.

"Targetnya satu bulan selesai. Kondisi Monas, kurang terawat. Padahal ini ikon Jakarta, bahkan Indonesia. Untuk itu kondisinya perlu dirawat. Ini juga sebagai bentuk Jotun kembali ke masyarakat," tandas Viktor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X