Kompas.com - 08/10/2015, 15:48 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan segera menerapkan deregulasi terkait pokok-pokok investasi di bidang pertanahan.

Deregulasi itu sekaligus menggantikan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 2 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Agraria, Tata Ruang, dan Pertanahan dalam Kegiatan Penanaman Modal. Perubahan Permen dilakukan untuk memberikan percepatan bagi investor manapun dalam menggunakan lahan di berbagai daerah di Indonesia.

"Kita mau bikin suasana yang penuh kejelasan, kepastian, dan kemudahan ketika ada investor yang mau berpartisipasi," kata Menteri ATR/BPN, Ferry Mursyidan Baldan, di Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Sektor waktu menjadi perhatian Ferry. Menurut dia, proses izin bagi investor untuk bisa berinvestasi di Indonesia masih terlalu lama. Contohnya, dulu pengukuran bidang tanah bisa dilakukan dalam waktu 10 sampai dengan 30 hari kerja.

Sekarang dengan adanya deregulasi tersebut bisa dilakukan paling lama 15 hari kerja untuk luas tanah kurang dari 200 hektar dan 20 hari kerja untuk tanah lebih dari 200 hektar.

Lamanya pengukuran bidang tanah diakui Ferry akibat kurangnya sumber daya manusia untuk mengurusi hal tersebut. "Lamanya pengukuran lahan tak terlepas dari kurangnya juru ukur tanah di daerah. Makanya sekarang kita akan optimalkan juga juru ukur tanah di pusat, karena ini kan masalahnya soal lisensi," jelas Ferry.

Pengganti permen ini direncanakan bakal menjadi kepmen (keputusan menteri) Senin, 12 Oktober 2015 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.