'Diamond Lotus', Menghubungkan Tiga Kondominium dengan Taman Atap

Kompas.com - 05/10/2015, 20:00 WIB
Tiga kondominium 'Diamond Lotus' yang saling terhubung lewat taman atap di Ho Chi Minh City, Vietnam Tiga kondominium 'Diamond Lotus' yang saling terhubung lewat taman atap di Ho Chi Minh City, Vietnam
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Kombinasi arsitektur dan tanaman hijau kian lama semakin menjadi primadona. Salah satunya yang dilakukan Vo Trong Nghia, sebuah studio arsitektur di Vietnam yang merancang hunian skala besar dengan atap berupa taman pada masing-masing bangunannya.

Vo Trong Nghia terkenal kemampuannya dalam memadupadankan arsitektur dengan tanaman hijau. Kali ini, mereka merancang sebuah proyek yang disebut 'Diamond Lotus', yakni hunian skala besar dengan kapasitas 720 keluarga.

'Diamond Lotus' terdiri dari tiga bangunan kondominium tunggal. Ketiganya dihubungkan melalui taman yang ada di bagian atas bangunan. Taman tersebut mampu memberikan ruang terbuka hijau yang semakin kurang keberadaannya di pusat kota.

Masing-masing kondominium terdiri dari 22 lantai dengan banyak pilihan fasad. Fasad yang ada bisa ditutupi menggunakan kotak penanam yang diisi bambu. Hadirnya bambu pada fasad kondominium di Ho Chi Minh City, ini diyakini mampu menyaring datangnya sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan.

Hadirnya 'Diamond Lotus' bagaikan oase di tengah-tengah kota Ho Chi Minh City. Saat ini, ibukota Vietnam itu mulai kehilangan ruangan hijau terbukanya. Oleh karena itu, keberadaan taman di atap kondominium dan fasad tanaman hijau tidak hanya sebagai bentuk dedikasi untuk kenyamanan penghuni, tetapi juga bentuk kontribusi Vo Trong Nghia pada lanskap perkotaan yang lebih luas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diwacanakan Sejak 2005 dan Gusur Rumah Real Estat, Tol Cijago Tak Kunjung Tuntas

Diwacanakan Sejak 2005 dan Gusur Rumah Real Estat, Tol Cijago Tak Kunjung Tuntas

Berita
Siapkan Perjalanan Anda, Ada Pengalihan Lalin di Tol Sedyatmo hingga Rabu

Siapkan Perjalanan Anda, Ada Pengalihan Lalin di Tol Sedyatmo hingga Rabu

Berita
[POPULER PROPERTI] Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Buat Beli Rumah

[POPULER PROPERTI] Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Buat Beli Rumah

Berita
Kementerian ATR/BPN Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa

Kementerian ATR/BPN Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa

Berita
Asosiasi Arsitek: Keikutsertaan dalam BOI Bukan Semata-mata 'Pekerjaan'

Asosiasi Arsitek: Keikutsertaan dalam BOI Bukan Semata-mata "Pekerjaan"

Berita
Diundang ke Istana Negara, Ini Masukan Lima Asosiasi Arsitek kepada Jokowi Soal IKN

Diundang ke Istana Negara, Ini Masukan Lima Asosiasi Arsitek kepada Jokowi Soal IKN

Berita
Aristoteles Hadir di Serpong, Dipatok Rp 3 Miliar Per Unit

Aristoteles Hadir di Serpong, Dipatok Rp 3 Miliar Per Unit

Perumahan
Pasca-gempa, 82 Bangunan Rusak di Sulbar Direhabilitasi

Pasca-gempa, 82 Bangunan Rusak di Sulbar Direhabilitasi

Berita
MRT Jakarta Tawarkan Sejumlah Keuntungan bagi Startup yang Mau Kerja Sama, Ini Syaratnya

MRT Jakarta Tawarkan Sejumlah Keuntungan bagi Startup yang Mau Kerja Sama, Ini Syaratnya

Berita
Hingga Maret 2021, LPJK Terbitkan 9.666 Sertifikat Kompetensi Kerja Kontruksi

Hingga Maret 2021, LPJK Terbitkan 9.666 Sertifikat Kompetensi Kerja Kontruksi

Konstruksi
Bendungan Pertama di Sulawesi Barat Senilai Rp 1,02 Triliun Mulai Dibangun

Bendungan Pertama di Sulawesi Barat Senilai Rp 1,02 Triliun Mulai Dibangun

Berita
Beli Rumah Jelang Lebaran? Ketahui Cara Jitu Pilih Pengembang

Beli Rumah Jelang Lebaran? Ketahui Cara Jitu Pilih Pengembang

Tips
Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Membeli Rumah

Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Membeli Rumah

Berita
Bertemu Presiden, Tujuh Asosiasi Ditawari Masuk Badan Otorita IKN

Bertemu Presiden, Tujuh Asosiasi Ditawari Masuk Badan Otorita IKN

Berita
[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah Buat Lebaran, Harga Mulai dari Rp 130 Juta

[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah Buat Lebaran, Harga Mulai dari Rp 130 Juta

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X