Kompas.com - 27/08/2015, 18:49 WIB
|
EditorHilda B Alexander
BRADFORD, KOMPAS.com - Inggris adalah salah satu negara di Eropa yang menjadi pusat ekonomi, politik, dan pendidikan. Universitas terkenal di Inggris antara lain Oxford University, University of Cambridge, London College of Communication, Wimbledon College of Arts, dan University of Bradford.

Selain pendidikan berkualitas, Inggris juga dikenal sebagai pasar yang menjanjikan untuk investasi. Di negara ini, perusahaan sukses mendulang uang. Di waktu-waktu tertentu, ekonominya mengalami resesi, namun cepat naik kembali.

"Ekonominya sangat reliable dan kepercayaan pasar tinggi. Tidak seperti negara kebanyakan, saat resesi, naiknya cukup lama," ujar CEO Golden Sands Development Dato Amir kepada Kompas.com, Kamis (26/8/2015).

Amir menuturkan, Inggris juga terbuka bagi warga negara asing (WNA), baik sebagai investor atau turis. Jika datang sebagai turis, Inggris tidak sulit dijangkau. Berbeda dengan Amerika Serikat misalnya, pertanyaan yang diajukan oleh Kedutaan Besar-nya relatif banyak.

Sebaliknya ke Inggris, kata Amir, WNA hanya perlu memperlihatkan sejumlah uang di rekening mereka. Setelah itu, Kedutaan Inggris akan mengeluarkan izin untuk visa. Jumlah penduduk Muslim di Inggris juga besar. Amir mencontohkan, di Bradford, semua makanan halal, jumlah komunitas muslim banyak, dan masjidnya besar-besar.

Bradford adalah salah satu kota yang potensial untuk investasi, khususnya properti. Para pekerja sebagian besar juga di Leeds, tinggal di Bradford. Pasalnya, di kota ini, para pekerja mendapatkan sewa unit yang lebih murah dengan ruangan yang lebih besar. Makanan di Bradford juga cenderung lebih murah dibandingkan Leeds.

Amir juga menyebutkan, dua tahun lalu saat apartemen Victoria House diluncurkan, nilai Rupiah terhadap Poundsterling masih setara Rp 14.000-Rp 15.000. Saat ini, satu Poundsterling setara dengan Rp 22.000. Dengan demikian, pemilik apartemen Victoria akan mendapatkan keuntungan dari nilai tukar tersebut jika menjual kepada warga negara Indonesia (WNI).

Belum lagi, tambah dia, setiap pemilik unit pasti mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga properti. Kenaikannya bisa mencapai 30 persen dalam setahun. Tidak hanya itu, investor juga untung jika menyewakan propertinya di Inggris dengan perkiraan harga 7-8 persen dari harga jual.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.