Proyek Gedung Tertinggi Milik Artha Graha Terus Berlanjut

Kompas.com - 22/06/2015, 07:00 WIB
Signature Tower Jakarta SRSSASignature Tower Jakarta
|
EditorHilda B Alexander

"Perubahan tersebut meembuat proses perencanaan dan perizinan menjadi lebih rumit, dan lama. Karena loket dijadikan satu, dipisahkan dengan dinas teknis terkait. Akibatnya pengambilan keputusan jadi lebih panjang," ungkap Tiyok.

Dia menambahkan, selain Signature Tower Jakarta, ada banyak proyek skala raksasa lainnya yang juga tertunda karena perubahan ini. Yang ditangani Pandega Desain Weharima saja ada 10 proyek tertunda.

"Mestinya dengan aturan dan penggabungan ini, proses perencanaan dan perizinan bisa langsung jadi dan transparan," tandas Tiyok.

Untuk diketahui, proyek Signature Tower Jakarta merupakan properti multifungsi yang dikembangkan PT Grahamas Adisentosa (Artha Graha Group). Ketinggiannya menjulang 638 meter dan mencakup 111 lantai. Di dalam bangunan ini, akan terdapat apartemen, perkantoran, hotel, dan juga pusat belanja.

Jika Signature Tower Jakarta terbangun, akan menempati posisi tertinggi ke-75 di dunia. Klasemen ini mengacu pada data terkini Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), yang mencakup proyek masa depan, dalam perencanaan, tahap konstruksi, dan sudah terbangun alias beroperasi. 

Bakal gedung terjangkung di dunia nantinya ditempati oleh X-Seed 4000 di Tokyo, Jepang. Proyek multifungsi ini dirancang dengan ketinggian 4.000 meter dan berisi 800 lantai.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X