Kompas.com - 16/06/2015, 19:00 WIB
Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Rudiantara, menjelaskan konsep dokumentasi Pemerintah Kota BogorMenteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Rudiantara, menjelaskan konsep "smart city" kepada para wartawan, didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, dan penggagas konsep "smart city, Prof Suhono, Selasa (16/6/2015).
|
EditorHilda B Alexander

BOGOR, KOMPAS.com - Teknologi 4G bisa dinikmati masyarakat Kota Bogor sekitar November 2015, atau demi kesempurnaan layanan, paling lambat 1 Januari 2016. Dengan teknologi ini, masyarakat Bogor dapat mengakses informasi yang terkait Kota Bogor melalui ponsel pintar.

Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Rudiantara memastikan hal tersebut usai Workshop Seri ke-3 dengan tema Smart Community For Smart City, yang digagas Smart Indonesia Initiatives (SII) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor, Selasa (16/6).

Rudiantara mengatakan peralihan teknologi 3G ke 4G sejatinya sudah dimulai di Indonesia bagian Timur. Untuk Kota Bogor sendiri akan dilakukan menjelang 2015 berakhir atau awal tahun 2016. 

"1 Januari 2016 bisa dimulai," ujar Rudiantara.

Selain memastikan rencana peralihat teknologi 3G ke 4G, Rudiantara juga menjelaskan pemahaman mengenai smart city atau kota cerdas sebagai layanan yang diberikan pemerintah kota kepada masyakaratnya. 

Pelayanan itu bisa berupa pelayanan informasi maupun pelayanan lain dengan mengunakan teknologi informasi. “Ada dua sistem besar yang diterapkan pemerintah kota dalam pemanfaatan teknologi informasi atau information technology (IT),” ujar dia.

Pertama untuk memantau situasi yang terjadi di lapangan dan kedua, ditujukan untuk mendukung pertumbuhan kegiatan bisnis maupun kegiatan masyarakat. 

Kota Bogor sebagai penyangga ibu kota telah memanfaatkan IT, termasuk dalam memantau situasi lapangan. Khususnya situasi kepadatan lalu lintas pada saat akhir pekan.

“Setiap kali orang datang ke Kota Bogor yang pertama ada di dalam pikiran mereka adalah macet. Ini adalah penyakit utama di Kota Bogor,” ujar Rudiantara.

Itu sebabnya kondisi lalu lintas dipantau dengan memanfaatkan IT. Selain itu, banyak peluang yang dapat dikembangkan dalam pemanfaatan IT untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.