Tol Terpanjang di Indonesia Diresmikan Hari Ini

Kompas.com - 13/06/2015, 09:00 WIB
Gerbang Tol Palimanan yang merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116,75 kilometer. Presiden Joko Widodo, akan meresmikan jalur ini pada Sabtu (13/6/2015). Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian PUPRGerbang Tol Palimanan yang merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116,75 kilometer. Presiden Joko Widodo, akan meresmikan jalur ini pada Sabtu (13/6/2015).
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Jalan Tol Cikopo-Palimanan Sabtu pagi (13/6/2015). Ruas jalan tol ini merupakan terpanjang di Indonesia yakni 116,75 kilometer.

Pembangunan Jalan Tol Cikopo-Palimanan dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol, PT Lintas Marga Sedaya dengan pemegang saham PLUS Expressways Berhad sebanyak 55 persen dan PT Baskhara Utama Sedaya dengan kepemilikan 45 persen.

Dana yang dibenamkan untuk membangun jalan tol ini senilai Rp 13,779 triliun melalui ekuitas dari Badan Usaha Jalan Tol dan pinjaman dari pihak perbankan. Sebelumnya, dana investasi diperkirakan sekitar Rp 12,8 triliun.

"Namun, seiring percepatan penyelesaian target konstruksi, dana investasi mengalami penambahan,” ungkap Wakil Direktur PT Lintas Marga Sedaya, Hudaya Arryanto.

HBA/Kompas.com Pintu Tol Palimanan dari ruas Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116,75 kilometer, akan dioperasikan pada 13 Juni 2015. Kondisi aktual pada Selasa (2/6/2015).
Dari data yang dihimpun Kompas.com, masa konsesi pengusahaan Jalan Tol Cikopo-Palimanan yaitu 35 tahun terhitung sejak Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Tanggal 21 Juli 2006. Selama masa konsesi, PT Lintas Marga Sedaya wajib melakukan pengoperasian dan pemeliharaan sesuai dengan standar pelayanan minimal jalan tol.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hediyanto W Husaini mengatakan, kehadiran ruas tol ini diharapkan dapat mengurangi beban jalur Pantai Utara (pantura) Jawa hingga 60 persen.

"Diharapkan bisa mengurangi beban jalur Pantai Utara (Pantura) sekitar 60 persen," ujarnya.

Kemacetan selama ini yang terjadi di jalur yang membentang dari Anyer hingga Panarukan itu dapat dialihkan ke jalur tol Cikopo-Palimanan yang merupakan bagian dari Tol Trans-Jawa.

Tol Cikopo-Palimanan memiliki 99 jembatan, tujuh pintu masuk dan keluar, empat rest area atau tempat istirahat (TI) tipe A yang memiliki SPBU, dan juga empat TI tipe B tanpa SPBU.

Tol Cikopo-Palimanan terbagi dalam enam seksi, yakni seksi I Cikopo-Kalijati sepanjang 29,12 km, seksi II Kalijati-Subang sepanjang 9,56 km, seksi III Subang-Cikedung sepanjang 31,37 km, seksi IV Cikedung-Kertajati sepanjang 17,66 km, seksi V Kertajati-Sumberjaya sepanjang 14,51 km dan seksi VI Sumberjaya-Palimanan sepanjang 14,53 km.


Geliat ekonomi

Belajar dari pengalaman pengoperasian Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) yang mematikan bisnis dan ekonomi skala kecil atau usaha kecil-menengah (UKM), PT Lintas Marga Sedaya mengakomodasinya dengan membangun kios-kios sewa.

Dokumentasi Biro Komunikasi Kementerian PUPR Ruas jalan tol terpanjang di Indonesia, Cikopo-Palimanan sepanjang 116,75 kilometer siap diresmikan Sabtu (13/6/2015).

Menurut Hudaya, kios-kios sewa tersebut dialokasikan di TI-TI tipe A, dan B. Masing-masing terdapat sekitar 20 kios di TI tipe A, dan tujuh kios di TI tipe B.

"Biaya sewa kios-kios tersebut sedang dihitung. Tidak mahal, namun sesuai dengan kemampuan UKM yang akan kami akomodasi," tutur Hudaya.

Penampungan UKM di TI-TI sepanjang Tol Cikapali ini untuk mengurangi kecemburuan sosial, sekaligus meningkatkan geliat ekonomi di kawasan sekitar Cikampek, Subang, hingga Majalengka, dan Cirebon.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X