Kompas.com - 04/05/2015, 20:45 WIB
|
EditorHilda B Alexander

Harun menambahkan, selain perkantoran, produk yang mereka kembangkan lainnya adalah SOHO Skyloft yang terjual 85 persen dengan harga perdana Rp 25 juta per meter persegi. SOHO terbilang konsep baru di Surabaya, sama halnya dengan gedung perkantoran strata.

"Hal itu membuktikan bahwa pasar masih positif, dan belum terkoreksi. Saya bukan ekonom yang bisa memprediksi apakah pertengahan tahun ini bakal naik atau justru turun. Yang pasti, penjualan masih bagus," kata Harun.

Dia menengarai, penjualan properti para pengembang lain turun bisa jadi karena banyaknya wacana yang dilontarkan pemerintah pada awal tahun ini. Sebut saja peraturan mengenai perpajakan, macam PBB, PPN, atau PPnBM.

Wacana tersebut diakui sempat menahan para investor dan pembeli merealisasikan pembelian. Ketidakpastian tersebut memang berdampak besar bagi segmen pasar properti menengah ke atas.

Selain wacana perpajakan yang belum jelas, kata Harun, depresiasi Rupiah juga ikut menentukan kinerja sektor properti selama triwulan pertama 2015. Menurut dia, properti selalu terpengaruh kalau mata uang Rupiah selalu bergejolak.

"Sekarang relatif stabil. Mau Rp 13.000 per satu dollar AS atau Rp 9.000 per satu dollar AS, selama tidak naik turun atau stabil, itu akan menstimulasi pertumbuhan properti," ujar Harun.

Sementara itu, COO PT Intiland Development Tbk, Sinarto Dharmawan mengungkapkan, penjualan apartemen mewah Sumatera 36 sudah terjual separuhnya dari total 63 unit. Harganya pun tak bisa dibilang murah yakni Rp 36 juta per meter persegi.

Begitu pula dengan penjualan Spazio Tower 2 yang sudah terserap 60 unit dari 200 unit yang dilempar ke pasar. Harganya pun melonjak menjadi Rp 35 juta per meter persegi, dari sebelumnya hanya Rp 19 juta per meter persegi.

"Ini bukan anomali, tapi fakta bahwa bisnis, dan industri properti masih bergairah. Khususnya di Surabaya. Tapi, secara umum, selama pembangunan infrastruktur digenjot, dan dipercepat, sektor properti akan bangkit lebih cepat," imbuh Sinarto.

Hati-hati

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.