Kompas.com - 01/05/2015, 09:10 WIB
Percepatan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono, di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4/2015). Arimbi RamadhianiPercepatan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono, di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4/2015).
|
EditorHilda B Alexander
BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo secara resmi memulai pembangunan jalan Tol Trans-Sumatera di Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (30/4/2015). Peresmian pembangunan ini merupakan salah satu penanda proyek yang sudah lama dinantikan di Sumatera, akhirnya terwujud.

"Dimulainya konstruksi jalan Tol Trans-Sumatera, dari Provinsi Lampung sampai Aceh, memang sudah diimpikan lebih dari 20 tahun. Pengerjaannya dimulai Kamis pagi jam 08.00 WIB," ujar Jokowi saat memberikan sambutan acara Percepatan Pembangunan Jalan Tol Solo-Ngawi dan Groundbreaking Jalan Tol Ngawi-Kertosono, di Ngawi, Jawa Timur, Kamis sore (30/4/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi menjelaskan, masih dalam rangkaian acara yang sama, pada pukul 12.30 WIB, ia juga meresmikan pembangunan jalan tol di Palembang, Sumatera Selatan. Pembukaan jalan tol ini baru dilakukan di ujung timur Sumatera dan di tengahnya, yaitu di Palembang. Panjang jalan sekitar 258 kilometer.

Jokowi menargetkan pembukaan jalan di Aceh tahun depan. Ia berharap, jalan dari Aceh ini bisa tersambung ke Medan dan Palembang. Untuk mengerjakan proyek Trans-Sumatera ini dibutuhkan kerja keras. "Karena panjangnya Lampung sampai Aceh itu 2.048 kilometer," imbuh dia.

Dalam merealisasikan target percepatan pembangunan jalan tol ini, Jokowi membuka kesempatan kepada pihak swasta jika ingin berinvestasi. Kalau tidak ada swasta yang berminat, proyek ini akan dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Terakhir, jika BUMN juga tidak bisa menyanggupi, maka proyek tersebut akan dilimpahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Diberitakan sebelumnya, Jokowi melakukan peletakkan batu pertama pembangunan jalan tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Lampung di Desa Sabahbalau, Kabupaten Lampung Selatan. Lokasi tersebut terbentang sepanjang lima kilometer areal perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII di Desa Salahbalau.

Panjang tol Trans-Sumatera di Provinsi Lampung mencapai 140,41 kilometer dan luas 2.671,62 hektar, dengan melewati tiga kabupaten yakni Lampung Selatan, Pesawaran dan Lampung Tengah.

Jalan tol di Kabupaten Lampung Selatan memiliki panjang 104,7 kilometer dan luas 1.867,70 hektar. Jalan ini melintasi 11 kecamatan dan 50 desa. Sementara jalan tol di Kabupaten Pesawaran panjangnya 5,6 kilometer dengan luas 135,18 hektar. Jalan ini melintasi 1 kecamatan dan 6 desa.

Terakhir, jalan tol di Lampung Tengah sepanjang 30,11 kilometer luas 668,48 hektar. Jalan tersebut melintasi 4 kecamatan dan 18 desa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.