Kompas.com - 13/11/2014, 12:22 WIB
|
EditorHilda B Alexander
DEPOK, KOMPAS.com - Pengembangan tata kota dan perkotaan harus dirancang secara pintar sehingga tercipta gaya hidup yang lebih efisien, dan efektif. Terlebih di era teknologi digital saat ini yang memungkinkan tereduksinya kebutuhan perjalanan dan pada gilirannya berkontribusi terhadap pengurangan kemacetan serta penghematan penggunaan bahan bakar.

Managing Director CISCO Smart Cities International, Hardik Bhatt, memaparkan visi mengenai kota pintar (smart cities) tersebut di hadapan komunitas IT dan pegiat ekonomi kreatif Depok dalam sebuah diskusi bertajuk Depok Smart City Digital Forum, Rabu (12/11/2014).

"Konsep pengembangan kota pintar, menuntut penerapan intelligent transport serta penerangan jalan pintar yang mampu mendeteksi keadaan riil di jalan untuk menyesuaikan fungsinya secara efektif dan efisien. Kota pintar tidak bisa hanya diwujudkan oleh salah satu pihak, melainkan seluruh komponen masyarakat, baik pemerintah, swasta, maupun warganya. Untuk itu diperlukan inisiatif-inisiatif dari para stakeholder untuk mewujudkannya," ujar Bhatt.

Dia menjelaskan, penggabungan konsep digital dengan penguatan komunitas lokal untuk mewujudkan local-based application memainkan peran strategis dalam mewujudkan kota-kota pintar serta kegiatan komersial digital (e-commerce).

Hal senada dikemukakan Guru Besar Institut Teknologi Bandung dan pendiri gerakan Indonesia Smart Cities Initiatives, Suhono Supangkat. Menurut dia, sangat penting mewujudkan sebuah ekosistem smart cities yang melibatkan peran aktif pemerintah maupun masyarakatnya.

"Konsep kota pintar bisa dimulai dari inisiasiasi warganya (bottom up). Apa yang dilakukan oleh  komunitas Depok dalam mewujudkan kota pintar merupakan langkah awal yang efektif menginspirasi langkah-langkah lanjutan," kata Suhono.

Sementara itu, pakar infrastruktur dan perkotaan, Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa Depok yang merupakan kota percontohan inisiasi ini dan kota-kota lainnya di Indonesia harus mampu wujudkan konsep megapolitan polycentric bagi Jabodetabek yang akan menjadi megapolitan kedua terbesar di dunia.

"Dengan tantangan Depok sebagai kota resapan air yang tidak bisa mendorong industri secara massal, konsep smart cities menjadi penting untuk mendorong ekonomi berbasis pengetahuan sebagai tulang punggung ekonomi Depok dalam mendorong dekonsentrasi kegiatan jasa dan perdagangan dari pusat kota Jakarta," tuturnya.

Emil juga mengutip laporan internasional dari Ovum Analysis, bahwa kunci kesuksesan smart cities ada dua, yaitu digital city strategies yang melibatkan inisiatif formal pemerintah kota, serta digital society initiative yang melibatkan gerakan kolaboratif dari masyarakat kota. Gerakan komunitas Depok sebagai sebuah gerakan kesadaran masyarakat perkotaan melambangkan digital society initiative.

Diskusi yang digelar secara berkala ini disepakati akan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah lanjutan strategis. Komunitas Kota Pintar Depok akan melakukan inventarisasi masalah-masalah perkotaan, untuk kemudian dikonsultasikan dengan ITB dan CISCO dalam menjajaki solusi-solusi berbasis teknologi yang dapat dikembangkan dan diterapkan kemudian.  


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Tinjau Perbaikan Jalan Sepanjang 55,8 Kilometer di Kepulauan Nias

Presiden Jokowi Tinjau Perbaikan Jalan Sepanjang 55,8 Kilometer di Kepulauan Nias

Berita
Perluas Jaringan, Accor Buka Mövenpick Jakarta International Airport Tahun 2026

Perluas Jaringan, Accor Buka Mövenpick Jakarta International Airport Tahun 2026

Hotel
Sejak 2009, Hasil Sekuritisasi KPR Mencapai Rp 12,78 Triliun

Sejak 2009, Hasil Sekuritisasi KPR Mencapai Rp 12,78 Triliun

Berita
Proyek Kereta Layang Jatinegara-Tanah Abang-Kemayoran akan Dievaluasi

Proyek Kereta Layang Jatinegara-Tanah Abang-Kemayoran akan Dievaluasi

Konstruksi
Menteri Hadi Pertimbangkan Usulan Sertifikat Tanah Dilengkapi Foto Pemilik

Menteri Hadi Pertimbangkan Usulan Sertifikat Tanah Dilengkapi Foto Pemilik

Berita
Tahun 2024, Indonesia Bakal Punya Jalur Kereta Sepanjang 7.451 Kilometer

Tahun 2024, Indonesia Bakal Punya Jalur Kereta Sepanjang 7.451 Kilometer

Konstruksi
Menilik Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Tana Mori di NTT

Menilik Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Tana Mori di NTT

Kawasan Terpadu
Tahun 2021 Okupansi Hotel di Seluruh Indonesia Turun, Bali Anjlok Paling Drastis

Tahun 2021 Okupansi Hotel di Seluruh Indonesia Turun, Bali Anjlok Paling Drastis

Hotel
Kata Sri Mulyani, Sekuritisasi KPR Bisa Jadi Upaya Atasi Backlog Rumah

Kata Sri Mulyani, Sekuritisasi KPR Bisa Jadi Upaya Atasi Backlog Rumah

Berita
Pemerintah Targetkan Bangun 10.254 Kilometer Jalur Kereta Api Tahun 2030

Pemerintah Targetkan Bangun 10.254 Kilometer Jalur Kereta Api Tahun 2030

Konstruksi
Jasa Marga 'Spin-off' Divisi Regional Trans-Jawa ke Anak Usaha

Jasa Marga "Spin-off" Divisi Regional Trans-Jawa ke Anak Usaha

Berita
Kembalinya Ekspatriat ke Jakarta, Picu Kenaikan Okupansi Apartemen Servis

Kembalinya Ekspatriat ke Jakarta, Picu Kenaikan Okupansi Apartemen Servis

Apartemen
Berkunjung ke Bekasi, Menteri Hadi Minta Kantor Pertanahan Buka Tiap Hari dan Jamin Tak Ada Pungli

Berkunjung ke Bekasi, Menteri Hadi Minta Kantor Pertanahan Buka Tiap Hari dan Jamin Tak Ada Pungli

Berita
Tahun 2019 Kerap Dijadikan Patokan, Namun Okupansi Hotel Justru Anjlok 25 Persen

Tahun 2019 Kerap Dijadikan Patokan, Namun Okupansi Hotel Justru Anjlok 25 Persen

Hotel
Tol Serpong-Balaraja Tuntas Jalani Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi

Tol Serpong-Balaraja Tuntas Jalani Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.