Faisal Basri: Asing Masuk, Properti Indonesia Tumbuh Sehat!

Kompas.com - 25/06/2014, 11:44 WIB
Pakar Ekonomi Universitas Indonesia Faisal Basri.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Pakar Ekonomi Universitas Indonesia Faisal Basri.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Universitas Indonesia, Faisal Basri, mengatakan bahwa pasar properti Indonesia akan semakin tumbuh sehat bila asing diizinkan untuk membeli dan memiliki properti. Pengembang Indonesia harus mau dan bisa memanfaatkan kapital asing.

"Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN Indonesia harus membuka keran kepemilikan asing (foreign ownership)," ujar Faisal saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Peningkatan Peran Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 dan Daya Saing Sektor Properti melalui Pasar Modal dan REITs, Rabu (25/6/2014).

MEA, lanjut Faisal, sebetulnya  bagus untuk Indonesia. Efeknya akan mengundang banyak turis dan arus modal asing masuk untuk investasi. Kebutuhan hotel, rumah, apartemen dan jenis properti lain pun akan sangat tinggi.

"MEA menjadikan pasar propertj Indonesia semakin besar.  Jadi, asing harus diizinkan membeli dan memiliki properti. Jangan khawatir, karena asing tidak bisa membawa pulang tanah dan properti," tambah Faisal.

Kalau mau konsisten, tutur Faisal, silakan buka kepemilikan asing. Tapi, pengembang Indonesia harus mau dan bisa memanfaatkan kapital asing supaya properti Indonesia menjadi lebih sehat dan tumbuh positif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X