Kompas.com - 26/05/2014, 16:54 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Lupakan sejenak hiruk pikuk kampanye hitam dan putih pasca deklarasi pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2014. Yang menarik diulas adalah aset tak bergerak alias lahan dan properti masing-masing calon pemimpin bangsa tersebut.

Masyarakat Indonesia tentu sudah mengetahui di mana dan seperti apa bentuk rumah Prabowo Subianto, di Hambalang, Kabupaten Bogor, atau rumah Hatta Rajasa, di Fatmawati Golf Mansion, Cilandak, Jakarta Selatan, misalnya. Namun, tidak banyak yang mengetahui harga lahan dan rumah mereka.

Principal Indohouse Indonesia, broker properti wilayah Bogor, Thomas, memberikan gambaran harga lahan dan properti milik Prabowo Subianto di wilayah Hambalang, tepatnya Bojong Koneng, berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 160.000 per meter persegi.

"Harga bisa lebih rendah lagi, bila tidak disertai aspek legal. Dalam arti lahan yang ditawarkan hanya berbekal surat girik atau sekadar klaim," ujar Thomas kepada Kompas.com, Senin (26/5/2014).

Prabowo diketahui membeli lahan seluas 24 hektar pada 2001 atau tiga tahun setelah diberhentikan dari karir kemiliteran. Ia kemudian membangun istananya pada 2004. Rumah Prabowo terdiri atas bangunan utama yang dilengkapi fasilitas perpustakaan, kolam renang, pendopo, ekuastrian (kandang dan pacuan kuda).

Jika mengacu harga aktual, lanjut Thomas, maka nilai aset lahan mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut sebesar Rp 38,4 miliar. Angka ini di luar nilai bangunan. Harga rumah di kawasan Hambalang relatif jauh lebih murah ketimbang di dalam kawasan perumahan Sentul City yang sudah menembus angka Rp 2,5 juta hingga Rp 7 juta per meter persegi.

"Pasalnya, di sana kondisi infrastrukturnya belum memadai, penerangan jalan umum pun seperlunya. Selain itu, jauh dari pusat kota dan tempat aktivitas," papar Thomas.

Harta tidak bergerak lainnya yang dimiliki Prabowo berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), berupa dua bidang lahan dan bangunan di Kabupaten Cianjur dan Jakarta Selatan. Total nilai dua bidang lahan dan bangunan itu sekitar Rp 2,7 miliar. Lahan dan bangunan di Jakarta Selatan diperoleh Prabowo dari hibah atau pemberian.

Sementara rumah Hatta Rajasa mencapai nilai aktual Rp 36 juta per meter persegi. Rumah-rumah di Fatmawati Golf Mansion, menurut Marketing Executive Era Victoria, Budi Santoso, seluas 400 meter persegi (tipe terkecil) dan 700 meter persegi (tipe terbesar) dengan luas tanah 1.500 meter persegi hingga 2.000 meter persegi.

Berdasarkan dokumen LHKPN, selain rumah dan lahan di Fatmawati Golf Mansion, Hatta juga memiliki harta tidak bergerak lainnya berupa lahan dan bangunan yang tersebar di Lampung Selatan, Bandung, Tangerang Selatan, dan Palembang dengan nilai total sekitar Rp 13,8 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.