Kompas.com - 26/05/2014, 12:21 WIB
Tampak dalam gambar, Chief Operational Officer, The BlackSteel Group, Isaac Bliss Tanihaha (tengah) berjabat tangan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru H. Muhammad Zainal Majdi MA (kiri), didampingi Chief Executive Officer The BlackSteel Group, Michael Riady (kanan) sesaat setelah prosesi peletakan batu pertama pembangunan 'Lombok City Center', Sabtu (24/5/2014). Blacksteel GroupTampak dalam gambar, Chief Operational Officer, The BlackSteel Group, Isaac Bliss Tanihaha (tengah) berjabat tangan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru H. Muhammad Zainal Majdi MA (kiri), didampingi Chief Executive Officer The BlackSteel Group, Michael Riady (kanan) sesaat setelah prosesi peletakan batu pertama pembangunan 'Lombok City Center', Sabtu (24/5/2014).
|
EditorHilda B Alexander
LOMBOK, KOMPAS.com - "Jangan pernah meremehkan potensi pasar daerah, terutama Lombok, dan daerah lainnya di Kawasan Indonesia Timur. Daya beli masyarakatnya, ternyata jauh lebih tinggi ketimbang saudaranya di kawasan Indonesia Barat".

Demikian Direktur Marketing Blacksteel Group, Elsye Tanihaha, menjelaskan motivasi perusahaannya berinvestasi sebesar Rp 1 triliun di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), kepada Kompas.com, Senin (26/5/2014).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengutip hasil kelayakan bisnis yang dilakukan Blacksteel Group dalam setahun terakhir, menuru Elsye, pasar properti Lombok bakal berkembang kurang dari lima tahun lagi. Hal ini diperkuat hasil survei Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menyebutkan kondisi ekonomi pada triwulan I 2014 meningkat.

Peningkatan terlihat dari indeks tendensi konsumen (ITK) NTB sebesar 111,57, lebih tinggi jika dibandingkan pencapaian triwulan IV tahun 2013 sebesar 107,86. ITK NTB sebesar 111,57 saat ini berada di atas ITK nasional sebesar 110,03, namun berada di bawah ITK Provinsi Bali sebesar 114,98.

Membaiknya kondisi ekonomi konsumen utamanya didorong oleh pendapatan rumah tangga yang melonjak sebesar 106,54 dan rendahnya pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan yang ditunjukkan dengan nilai indeks 114,63.

Pencapaian ITK NTB diperkirakan melesat pada triwulan kedua tahun 2014 sebesar 112,37 berada sedikit di bawah perkiraan ITK nasional sebesar 112,39. Ini artinya tingkat optimisme konsumen diperkirakan lebih tinggi ketimbang tiga bulan pertama tahun 2014.

"Itulah yang memotivasi kami mengembangkan superblok Lombok City Center. Demikian halnya dengan kawasan lain yang saat ini masih dapat dikatakan tertinggal dari segi pengembangan sektor properti, sebut saja Ambon, Palu, Sorong, Gorontalo, Kupang, dan lain sebagainya. Ternyata daya beli masyarakatnya luar biasa, para pebisnis juga menyambut antusias kehadiran properti kami," papar Elsye.

Potensi besar

Sekadar contoh, Ambon City Center yang merupakan pusat belanja terbesar di ibukota Maluku, mencatat tingkat okupansi sebesar 130 persen. Selain pusat belanja dalam bentuk mal sewa, terdapat juga ruko-ruko yang disewakan kepada para pebisnis dan perusahaan komoditas hasil bumi.

Tingginya tingkat permintaan, menstimulasi Blacksteel Group menggarap Ambon City Center Tahap 2 yang sekarang masih dalam proses konstruksi.

Tak hanya Blacksteel Group, pengembang lainnya juga menjadikan Lombok sebagai wilayah garapan dan salah satu profit center untuk pendapatan berkelanjutan (recurring income). Pengembang tersebut adalah Relife Property Group yang telah mengoperasikan Svarga Resort.

Relife mengembangkan 25 unit villa dengan tarif per malam antara 100 dolar AS (Rp 1,1 juta) hingga 700 dolar AS (Rp 7,7 juta). Svarga Resort yang berlokasi di bukit dan memanfaatkan kontur tanah sebagai keindahan desain bangunannya memberikan pilihan bagi wisatawan dalam berlibur.


 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.