Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/05/2014, 11:33 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

LOMBOK, KOMPAS.com - Blacksteel Group, perusahaan pengembang properti yang berbasis di Jakarta, menanamkan investasi Rp 1 triliun di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Nilai investasi sebesar itu, akan dimanfaatkan untuk mengembangkan properti multifungsi bertajuk Lombok City Center yang mencakup pusat belanja terbesar di Nusa Tenggara Barat, hotel bintang tiga sebanyak 200 kamar, convention center dengan kapasitas 5.000 orang, rumah sakit dengan 150 tempat tidur, perumahan, ruko, dan rukan.

Direktur Marketing Blacksteel Group, Elsye Tanihaha, menjelaskan, dana untuk mengembangkan superblok tersebut, berasal dari pinjaman perbankan sebesar 60 persen dan sisanya 40 persen merupakan ekuiti perusahaan.

"Adapun motivasi kami membangun di Lombok karena lokasinya strategis, selain memiliki natural beauty  yang tidak terdapat di tempat lainnya. Dekat dengan Bali dan juga berada di tengah-tengah Indonesia, mudah dijangkau dari Jakarta, Sumatera, atau Papua," papar Elsye kepada Kompas.com, Senin (26/5/2014).

Meski kaya akan sumber daya alam, lokasi strategis, dan populasi 2,5 juta jiwa, namun Lombok belum memiliki fasilitas pusat belanja representatif yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Padahal, daya beli masyarakatnya terhitung tinggi. Terlebih potensi spot-spot pariwisatanya, banyak dilirik turis dari Singapura, Malaysia maupun Australia.

"Mereka adalah target pasar yang membuat pusat belanja dan jenis properti lainnya, seperti hotel, ramai dikunjungi," kata Elsye.

Lebih lanjut Elsye mengatakan, Lombok City Center merupakan bagian dari rencana Blacksteel Group mengembangkan area-area potensial namun belum tergarap secara maksimal. Area-area potensial tersebut banyak terdapat di Kawasan Indonesia Timur, dan daerah lain yang masih tertinggal.

"Selain Lombok City Center, kami tengah mengembangkan Ambon City Center 2, The Plaza at Sorong setinggi 15 lantai, Sorong City Center, Kupang City Center, dan beberapa lainnya di Semarang dan Jambi," jelas Elsye.

Hingga lima tahun ke depan, Blacksteel Group menargetkan 30 pusat belanja dapat dikembangkan di seluruh Indonesia atau dalam satu tahun akan dibangun sebanyak 5 pusat belanja.

"Beberapa di antaranya merupakan hasil akuisisi pusat-pusat belanja yang memiliki potensi namun tidak dikembangkan secara profesional. Sebagian besar lainnya kami bangun sendiri mulai dari nol. Tahun ini kami mengakuisisi 3 pusat belanja di Jakarta, masih dalam proses. Bulan depan diperkirakan akan segera diluncurkan ulang," tandas Elsye.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com