Kompas.com - 05/12/2013, 15:06 WIB
Pasar serviced residence, lanjut Heru, masih memiliki prospek menjanjikan di Jakarta. Pasalnya, kebutuhan tersebut terus meningkat, yang ditandai dengan kehadiran industri-industri domestik dan multinasional. www.shutterstock.comPasar serviced residence, lanjut Heru, masih memiliki prospek menjanjikan di Jakarta. Pasalnya, kebutuhan tersebut terus meningkat, yang ditandai dengan kehadiran industri-industri domestik dan multinasional.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Sentosa Residence Jakarta dikembangkan oleh PT Cempaka Sinergy Realty yang merupakan entitas perusahaan dari Sentosa Worldwide Resorts. Kepemilikan saham sepenuhnya dipegang Bahama Group.

Executive Director Cempaka Sinergy Realty, Heru Darjudi, mengungkapkan bahwa Sentosa Residence Jakarta merupakan proyek hunian senilai Rp 2 triliun. Berdiri di atas lahan seluas 27.000 m2, proyek ini meliputi 2 menara serviced residences, yaitu Sentosa West & East Residence, 4 menara private residential, 1 gedung perkantoran dan 1 masjid. Keseluruhan luas bangunannya mencapai 110.000 m2.

"Untuk tahap pertama kami merilis Sentosa West Residence yang mencakup 182 unit serviced residences. Sentosa Worldwide Resort yang akan menjadi pengelolanya," papar Heru kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Pasar serviced residence, lanjut Heru, masih memiliki prospek menjanjikan di Jakarta. Pasalnya, kebutuhan tersebut terus meningkat, yang ditandai dengan kehadiran industri-industri domestik dan multinasional. Khusus di Cempaka Putih saat ini terdapat perusahaan Penanam Modal Asing (PMA) asal Jepang, Korea dan India.

"Mereka mempekerjakan karyawan dan manajer asal negaranya masing-masing yang tentu saja membutuhkan hunian berkelas dan representatif," imbuh Heru.

Sementara itu, pasokan baru untuk serviced residence justru terbatas. Saat ini, pasok baru hanya datang dari Fraser Menteng, dan Ascott Kuningan. Sementara pasokan lainnya adalah pasokan lama sebut saja Fraser Kuningan, Somerset Citra, Somerset Berlian, dan Citadines, yang lokasinya di pusat-pusat bisnis tertentu, seperti di kawasan Kuningan dan Sudirman.

"Kebutuhan serviced residence, khususnya di kawasan Cempaka Putih tidak diimbangi dengan pasokan. Kebutuhan inilah yang akan kami penuhi dalam dua tahun mendatang," tandas Heru.

Sentosa West Residence yang akan beroperasi pada pertengahan 2016 ini akan merangkum empat tipe dengan luas dimensi berbeda-beda. Tipe-tipe unitnya dimulai dari Deluxe seluas 40.80 m2 (52 unit), tipe Executive Deluxe seluas 47.40 m2 (52 unit), Junior Suite dengan teras pribadi seluas 52.8 m2 (52 unit) dan tipe Suite dengan teras pribadi seluas 78.10 m2 (26 unit).

Adapun harga yang dipatok mulai dari Rp 1,3 miliar hingga Rp 2 miliar. Dengan angka sebesar ini, konsumen akan mendapatkan gratis biaya perawatan bangunan selama 10 tahun, hak tinggal (free stay) untuk pemilik selama 30 hari per tahun, imbal hasil 55 persen, sementara operator sebesar 45 persen, free hold ownership dan jaminan pembelian kembali (buy back guarantee) setelah 5 tahun masa operasional.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.