Ruang Keluarga Cuma untuk Menonton Televisi? Jangan Dong!

Kompas.com - 28/10/2013, 13:35 WIB
Untuk memperoleh itu, Anda meletakkan tempat duduk di ruang keluarga Anda dengan formasi saling berhadapan. Dengan cara ini, Anda sekeluarga dapat saling berkomunikasi, tidak sekedar www.houzz.comUntuk memperoleh itu, Anda meletakkan tempat duduk di ruang keluarga Anda dengan formasi saling berhadapan. Dengan cara ini, Anda sekeluarga dapat saling berkomunikasi, tidak sekedar "berkomunikasi" dengan televisi.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Ruang keluarga seharusnya mampu menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul. Di tempat tersebut, idealnya anggota keluarga bisa bertukar cerita dan mempererat hubungan satu sama lain.

Sayangnya, kini ruang keluarga hanya berperan sebagai tempat untuk menonton televisi. Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa hal berikut ini yang bisa Anda lakukan:

Sally Augustin, contributor Houzz dan pemilik Design With Science menyarankan Anda untuk mengusahakan adanya kontak mata di ruang keluarga. Menurutnya, dengan adanya kontak mata, komunikasi bisa terjadi dan hubungan bisa terjalin dengan baik.

www.houzz.com Keluarga memang perlu saling melihat dan saling berhadapan ketika melakukan perbincangan. Namun, ketika terjadi argumentasi, masing-masing anggota keluarga juga perlu
Posisi duduk

Untuk memperoleh itu, Anda meletakkan tempat duduk di ruang keluarga Anda dengan formasi saling berhadapan. Dengan cara ini, Anda sekeluarga dapat saling berkomunikasi, tidak sekedar "berkomunikasi" dengan televisi.

Cobalah memilih beberapa jenis tempat duduk. Tidak hanya sofa, tapi memilih tempat duduk dengan jenis lain, misalnya ottoman atau bahkan dingklik.

Tentu saja, tidak semua orang senang menguasai percakapan. Perlu dipahami, bahwa ada juga anggota keluarga yang suka menjadi pemerhati percakapan dan hanya sesekali menimpali. Meski sesekali, bukan berarti dia tidak ingin terlibat dalam percakapan tersebut. Maka itu, sediakan juga beberapa kursi yang bisa dipindah-pindah. Anggota keluarga Anda yang cenderung introvert bisa memilih posisinya sendiri.

www.houzz.com Terakhir, jangan biarkan televisi menjadi pusat utama ruang keluarga Anda. Buat lemari yang bisa
"Pemisah"

Selain itu, Augustin juga menyarankan Anda untuk membuat "pemisah". Keluarga memang perlu saling melihat dan saling berhadapan ketika melakukan perbincangan. Namun, ketika terjadi argumentasi, masing-masing anggota keluarga juga perlu "mengistirakatkan" matanya. Manfaatkan akuarium untuk melakukan "tugas" tersebut.

Sofa

Langkah selanjutnya adalah memastikan keluarga Anda merasa aman dan nyaman ketika berkumpul bersama. Menurut Augustin, cobalah memilih sofa dengan sandaran punggung berukuran besar.

Meja

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X