Kompas.com - 24/10/2013, 11:14 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Ashley Madekwe ternyata seorang aktris yang menarik. Tidak hanya ketika tengah beradu peran di layar kaca, ia juga memiliki kegemaran unik. Selain secara rutin memublikasikan gaya berpakaiannya dalam blog berjudul Ring My Bell, Madekwe juga sukses mendekor rumahnya. Bersama sang suami, aktor dan fotografer Iddo Goldberg, ia mendesain huniannya hingga tampak segar. Seperti apa hasil desainnya?
 
Madekwe membeberkan kebiasaannya menyantap sarapan sesaat setelah bangun pagi. "Saya suka sarapan segera setelah bangun tidur karena saya pikir hal tersebut adalah cata yang baik untuk memulai hari. Saya biasanya memakan telur rebus dan selalu minum teh," ujarnya. Kebiasaannya tersebut membuatnya memiliki pojok yang nyaman untuk menyantap makanan.
 
Rumah Madekwe bertolak belakang dengan gaya berpakaiannya. "Kehidupan saya sehari-hari, jika tdiak sedang syuting, saya mengenakan pakaian berwarna hitam. Saya suka warna hitam, namun warna tersebut tidak menarik sebagai isi blog, jadi saya terpaksa mengenakan hal lain. Anda mungkin berpikir bahwa apartemen saya akan tampak penuh warna hitam. Sebenarnya, apartemen saya penuh dengan warna putih," ungkapnya.
 
Ternyata, warna putih membuat rumah sang aktris tampak segar. Madekwe suka tampilan sederhana dengan sedikit 'cipratan' warna, terang, dan terbangun karena dibutakan oleh matahari.
 
Rumah Madekwe tampak memiliki dinding dan perabot berwarna putih. Namun, sang aktris memasukkan beberapa warna-warna menarik untuk lantai, perabot, serta ornamen. Madekwe menggunakan lantai kayu untuk ruang makan dan terakota untuk dapur. Dia juga menggunakan kursi makan dengan warna hijau toska. Untuk mempermanis tampilan, Madekwe bahkan memberikan vas-vas berisi bunga di beberapa sudut rumahnya. Putih, warna kayu, terakota, toska, bunga kuning, dan merah muda cukup untuk membuat rumah ini istimewa.
 
Lantas, bagaimana sang aktris menggambarkan rumahnya sendiri? Madekwe menjabarkannya demikian sebagai apartemen penuh kompromi. "Itulah yang saya pelajari ketika hidup dengan seorang pria. Beberapa perempuan menikahi pria yang tidak punya pendapat dalam dekorasi rumah. Saya tidak beruntung dengan itu. Saya menikahi seorang pria yang suka memasukkan opininya, jadi kami banyak berkompromi. Saya pikir penting membagi sebuah ruang dengan seseorang. Saya sangat feminin dalam hal gaya mendekor, dan dia tidak demikian. Maka, kami punya perpaduan apik dari feminin dan maskulin. Terutama di kamar tidur, saya rasa itu yang terpenting," tandasnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.