Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/10/2013, 12:47 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com — Tidak hanya itu. Istilah "kontemporer" pun sering kali tercampur dengan istilah "modern".

Menurut kontributor Houzz Lisa Frederick, sebenarnya kedua istilah tersebut tidak serupa. Modern lebih mengarah pada gerakan desain spesifik yang muncul pada awal abad ke-20. Sementara itu, definisi kontemporer sendiri lebih mengarah pada sesuatu lebih "mengalir" dan memberikan ruang untuk mendobrak berbagai aturan dalam mendesain.

Secara teknis, Frederick menekankan bahwa desain kontemporer mengacu pada keadaan saat ini. Namun, secara lebih luas kontemporer dipandang sebagai representasi desain yang bertolak belakang dari dekorasi tradisional.

www.freshome.com Secara teknis, desain kontemporer mengacu pada keadaan saat ini. Namun, secara lebih luas kontemporer dipandang sebagai representasi desain yang bertolak belakang dari dekorasi tradisional.
Umumnya, desain kontemporer tampil lebih sederhana, minim ornamen, tetapi berani menggunakan corak. Berikut ini beberapa langkah mudah dari Freshome.com untuk membawa desain kontemporer pada rumah Anda:

Pencahayaan dan sirkulasi

Pertama, masukkan cahaya matahari ke dalam rumah Anda. Ketika periode desain modern dan post-modern mulai populer pada 1920-an hingga 1960-an, interior rumah yang gelap karena hanya memiliki jendela-jendela mungil mulai berubah.

Sebagai gantinya, ruang-ruang berjendela besar, penuh cahaya matahari, dan memiliki perputaran udara ideal menggantikan tren sebelumnya. Desain seperti ini bisa Anda adopsi ke dalam rumah. Lagi pula, jendela berukuran besar dan sirkulasi udara yang baik sangat cocok bagi rumah-rumah di daerah tropis. Hanya, pastikan Anda memilih pengaturan tata letak interior rumah yang mampu memasukkan banyak sinar matahari ke dalam ruangan.

www.freshome.com Umumnya, desain kontemporer tampil lebih sederhana, minim ornamen, namun berani menggunakan corak. Berikut ini beberapa langkah mudah dari Freshome.com untuk membawa desain kontemporer pada rumah Anda:
Konsep terbuka

Cobalah tata letak dengan konsep ruang terbuka (open floor plan). Hindari penggunaan sekat berlebihan. Biarkan batasan antar-ruangan hampir tidak tampak dan tidak terasa. Hal ini mampu menyatukan estetika desain di semua bagian interior rumah Anda.

Umumnya, ruang-ruang terbuka seperti ini bisa "dipisahkan" menjadi berbagai kegunaan dengan menggunakan karpet berukuran besar. Namun, batasi penggunaan karpet tersebut untuk tampilan kontemporer di dalam rumah Anda.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+