Kompas.com - 01/10/2013, 18:17 WIB
|
EditorHilda B Alexander
SAN FRANSISCO, KOMPAS.com — Jika Jakarta punya Jalan Thamrin dan Sudirman sebagai koridor termahal yang berisi gedung-gedung perkantoran premium, Amerika Serikat punya Metro Park's Sand Hill Road.

Koridor ini sangat beken di San Francisco. Di sinilah terkonsentrasi perusahaan-perusahaan teknologi bermodal besar. Dalam beberapa waktu terakhir, Metro Park's Sand Hill Road mampu bertengger di posisi puncak sebagai yang termahal dengan rerata harga sewa perkantoran mencapai Rp 13,7 juta per meter persegi per bulan.

Menurut riset Jones Lang LaSalle, sebagai wilayah yang sedang bertumbuh dengan basis industri teknologi, San Francisco Bay menempatkan tiga koridor di peringkat 10 teratas yang mencatat lonjakan harga tertinggi.

Setelah Metro Parks' Sand Hill Road, menyusul California Street yang berada di posisi enam. Koridor ini mengalami peningkatan harga signifikan sebesar 45,3 persen menjadi Rp 7,706 juta per meter persegi per bulan.

Sementara New York City Avenue berada di peringkat kedua. Ini juga merupakan kawasan bisnis paling mahal di AS dengan rerata harga sewa mencapai Rp 12,6 juta per meter persegi. Northern California University Avenue yang berada di Silicon Valley menempati tangga ketiga termahal. Rerata harga sewa perkantoran sekitar Rp 11,8 juta per meter persegi per bulan.

Hasil riset tahun ini sangat menarik karena lokasi-lokasi tersebut tidak hanya menunjukkan aturan standar properti bahwa lokasi adalah segalanya. Mereka justru mencerminkan wajah tren permintaan perkantoran secara keseluruhan di AS.

"Kami melihat sedikit kenaikan dalam tingkat hunian sebagai akibat dari laju pertumbuhan bisnis serta ekonomi yang dikombinasikan dengan kurangnya pasok baru," ujar John Sikaitis, Managing Director of Office Research JLL.

Di koridor paling mahal AS, harga sewa meningkat rerata 10,9 persen sejak studi perdana pada 2011. Pulihnya pasar dan perlambatan dalam konstruksi baru yang menyebabkan keterbatasan pasokan ditengarai sebagai pemicu lonjakan harga.

Sektor energi yang berkembang pesat mendorong kenaikan harga sewa di Louisiana Street, Houston dan McKinney Avenue, Dallas, dengan peningkatan harga masing-masing 11,8 persen dan 5,4 persen.

Pada 2013, tingkat kekosongan juga menurun dengan cepat sejak resesi terburuk. Penurunan tingkat kekosongan terjadi di Brickell Avenue (Miami), Peachtree Street (Atlanta), Fayetteville Street (Raleigh), dan Boy Scout Boulevard (Tampa).

Tingkat kekosongan hanya sebesar 1 digit di 14 ruas jalan utama AS. Pasar Midwestern tetap paling terjangkau dengan Chicago Wacker Drive tampil sebagai koridor termahal seharga Rp 4,4 juta per meter persegi per bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.