Ternyata, Los Angeles Menyimpan Banyak Proyek Gagal Bangun!

Kompas.com - 17/09/2013, 09:16 WIB
Tidak semua rencana pembangunan suatu kota, terealisasi. Sebagian rencana yang sebenarnya bisa memberikan identitas, mempermudah cara hidup penduduk, dan menarik wisatawan justru tersingkir karena berbagai alasan. dailymailTidak semua rencana pembangunan suatu kota, terealisasi. Sebagian rencana yang sebenarnya bisa memberikan identitas, mempermudah cara hidup penduduk, dan menarik wisatawan justru tersingkir karena berbagai alasan.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
dailymail Los Angeles menyimpan proposal proyek dan desain gagal bangun. Padahal, jika terealisasi, itu akan dapat mengubah wajah kota lebih dramatis.
dailymail Beberapa proyek menarik perhatian pengunjung lantaran dilengkapi dengan maket dan rekayasa foto. Sebut saja Huntingdon Hartford Sports Club yang didesain oleh Frank Lloyd Wright pada 1947 di Runyon Canyon Park, gedung perkantoran Downey pada 2009, dan rancangan ekstensi Los Angeles Count Museum of Art pada 2001.
dailymail Selain Wright, pameran ini juga menampilkan karya-karya istimewa dari Frank Gehry dan Jean Nouvel. Sebenarnya, proyek-proyek visioner rancangan para arsitek ini bisa membuat tampilan Los Angeles berubah sangat dramatis.
dailymail Proyek gagal bangun, mulai dari gedung-gedung hingga tata kota, taman, hingga proposal sarana transportasi, semuanya mampu mengubah kenyataan fisik dan persepsi kolektif kota Los Angeles.
KOMPAS.com — Tidak semua rencana pembangunan suatu kota terealisasi. Sebagian rencana yang sebenarnya bisa memberikan identitas, mempermudah cara hidup penduduk, dan menarik wisatawan justru tersingkir karena berbagai alasan. Hal tersebut tak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di Los Angeles, Amerika Serikat.

Untuk itu, sebuah pameran bertajuk "Never Built: Los Angeles" diadakan hingga 13 Oktober 2013 mendatang. Pameran tersebut berlangsung di Museum Arsitektur dan Desain Los Angeles. Pengunjung dapat membayangkan bagaimana jadinya kota ini jika berbagai proyek tersebut terwujud.

"Never Built: Los Angeles" merupakan hasil duet kurator Sam Lubell dan Greg Goldin. Selain itu, Clive Wilkinson Architects juga turut serta mendesain pameran ini. Pameran ini menekankan hasil kerja visioner yang memiliki potensi terbesar untuk membentuk kota (Los Angeles) kembali. Mulai dari gedung-gedung hingga tata kota, taman, hingga proposal sarana transportasi, semuanya mampu mengubah kenyataan fisik dan persepsi kolektif dari kota ini. Dengan memamerkan proyek-proyek gagal bangun ini, mereka seolah kembali memiliki kesempatan kedua untuk mempertanyakan urungnya proyek tersebut.

Beberapa proyek menarik perhatian pengunjung lantaran dilengkapi dengan maket dan rekayasa foto. Sebut saja Huntingdon Hartford Sports Club yang didesain oleh Frank Lloyd Wright pada 1947 di Runyon Canyon Park, gedung perkantoran Downey pada 2009, dan rancangan ekstensi Los Angeles Count Museum of Art pada 2001. Proyek-proyek ini terbengkalai begitu saja.

Selain Wright, pameran ini juga menampilkan karya-karya istimewa dari Frank Gehry dan Jean Nouvel. Sebenarnya, proyek-proyek visioner rancangan para arsitek ini bisa membuat tampilan Los Angeles berubah sangat dramatis.

Karena dirancang serius dan menyenangkan, pameran ini berhasil menarik banyak keingintahuan masyarakat Los Angeles. Terbukti, museum mendapat pengunjung sepuluh kali lebih banyak dari biasanya. Kebanyakan pengunjung mengekspresikan penyesalannya bahwa proyek-proyek istimewa yang mereka saksikan tidak pernah terealisasi.

"Jika kita bisa mendorong orang untuk tidak menyerah pada proyek yang mereka percaya mampu mengubah kota menjadi lebih baik, hal itu sangat penting," ujar Lubell.



Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X