Kompas.com - 11/08/2013, 14:39 WIB
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Anda punya keinginan membiakkan uang di sektor properti? Cobalah Pasar Kuwait. Negara di Jazirah Arab ini baru saja mencatat penjualan properti selama Juni 2013 senilai 1,18 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 12,1 triliun. Angka ini meningkat 27 persen secara year on year atau lebih tinggi ketimbang Juni 2012.

Menurut National Bank of Kuwait, pertumbuhan penjualan yang solid terjadi di tiga segmen utama; investasi, perumahan dan komersial. Penjualan sektor perumahan pada Juni mencapai 166 juta dinar Kuwait (Rp 5,9 triliun). Meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mirip dengan transaksi pada Mei ketika kenaikan terbukukan karena tumbuhnya permintaan.

Meski demikian, jika dihitung secara kumulatif selama satu semester, nilai penjualan tersebut sedikit menurun yakni 3 persen ketimbang semester pertama 2012, menjadi 904 juta dinar Kuwait (Rp 32,5 triliun).

Penurunan yang relatif cukup besar dalam jumlah transaksi pada semester pertama sebagian besar ditutupi dengan peningkatan rerata transaksi untuk rumah kedua dan kacling tanah.

Sementara sektor investasi menorehkan 124 juta dinar Kuwait (Rp 4,4 triliun) selama Juni ini atau tumbuh 9 persen. Hal ini berkontribusi terhadap total penjualan semester pertama sebesar 655 juta dinar Kuwait (Rp 23,5 triliun).

Sektor komersial mencetak penjualan yang solid yakni 48 juta dinar Kuwait (Rp 1,7 triliun). Jumlah ini meningkat 9 persen. Total penjualan untuk sektor ini selama 6 bulan pertama tahun ini mencapai 216 juta dinar Kuwait (Rp 7,7 triliun). Jauh lebih tinggi dibanding pencapaian tahun lalu sebesar 102 juta dinar Kuwait (Rp 3,6 triliun).

Sektor komersial mengalami kebangkitan akibat intervensi yang dilakukan oleh Kuwait Investment Authority (KIA) yang menyuntikkan likuiditas ke pasar komersial.

Meskipun tingkat keterlibatan KIA sulit untuk diukur, tampaknya sektor komersial memiliki prospek sangat cerah, melebihi tingkat penjualan pada saat sebelum krisis.

Selain ditopang tiga unsur tadi, menariknya pasar properti Kuwait juga didukung oleh jumlah tabungan dan kredit bank berupa pinjaman untuk perumahan (The Savings and Credit Bank/SCB) yang disalurkan. Pada Juni lalu kredit bank yang disalurkan mencapai 11 juta dinar Kuwait (Rp 396 miliar), sementara jumlah pengajuan yang menunggu disetujui sebesar 33 juta dinar Kuwait (Rp 1,1 triliun). Jumlah KPR tersebut berasal dari 662 aplikasi.

Selama enam bulan pertama SCB menyetujui sebanyak 3.170 aplikasi kredit dengan total nilai 181 juta dinar Kuwait (Rp 6,5 triliun). Angka-angka ini hampir dua kali lipat dari jumlah kredit yang disetujui selama periode yang sama tahun lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber albawaba
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.