KUPANG, KOMPAS.com - DPD Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Expo XIV 2020 di Lippo Plaza Kupang.
Expo hasil kerja sama REI NTT dan Bank NTT itu akan berlangsung selama 9 hari yakni 11-20 Desember 2020 mendatang.
Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho optimistis target 150 unit rumah subsidi terjual selama kegiatan pameran REI Expo XIV 2020.
"Optimisme direpresentasikan ke dalam pemilihan tanggal dan bulan pelaksanaan dengan jumlah developer dan lokasi perumahan subsidi kegiatan ini tidak asal-asalan. Tapi semua punya maknanya," kata Alex.
Baca juga: Pameran Properti Lelang Digelar, Harga 70 Persen Lebih Murah
Alex menyebut, NTT merupakan daerah termiskin ketiga di Indonesia. Dan salah satu indikatornya adalah minimnya ketersediaan perumahan layak huni.
"Karena inilah maka ke depan akan lihat beberapa kebijakan untuk melakukan pengembangan perumahan bersama REI NTT," imbuh dia.
Alex mengatakan, pilihan untuk berinvestasi yang paling tepat salah satunya yakni perumahan.
Daripada menghabiskan sesuatu hanya untuk barang yang bersifat konsumtif, maka lebih baik manfaatkan untuk masa depan seperti perumahan.
Ketua DPD REI NTT Bobby Pitoby menambahkan, pembangunan perumahan subsidi Tahun 2020 sedikit tersendat.
Hal ini karena masalah pandemi Covid-19 serta kuota perumahan subsidi yang mengalami penurunan 38 persen.
Dia menyebut, Bank BTN yang telah habis kuotanya pada Maret 2020. Sementara untuk Bank NTT, habis kuotanya pada September 2020.
"Namun, penyebab utama adalah pandemi yang mengakibatkan daya beli menurun, sehingga penyerapan rumah subsidi pun lambat," jelas Bobby.
Namun, sesuai hasil koordinasi dengan kementerian terkait, pada tahun 2021 mendatang dana yang dicadangkan untuk perumahan subsidi dinaikkan dari Rp 11 triliun menjadi Rp 16,5 triliun.
Anggaran sebesar ini dikhususkan untuk pembiayaan rumah subsidi di seluruh Indonesia. Dengan tambahan anggaran ini, Bobby mengharapkan, penyerapan perumahan subsidi bisa lebih maksimal.
"Karena itu maka kami minta dukungan yang besar dari Bank NTT agar bisa bersama-sama merumahkan masyarakat NTT yang belum punya rumah," kata Bobby.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.