Gelar Expo Akhir 2020, REI NTT Targetkan 150 Rumah Subsidi Terjual

Kompas.com - 13/12/2020, 20:37 WIB
DPD Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Expo XIV 2020 di Lippo Plaza Kupang. Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comDPD Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Expo XIV 2020 di Lippo Plaza Kupang.

KUPANG, KOMPAS.com - DPD Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Expo XIV 2020 di Lippo Plaza Kupang.

Expo hasil kerja sama REI NTT dan Bank NTT itu akan berlangsung selama 9 hari yakni 11-20 Desember 2020 mendatang.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho optimistis target 150 unit rumah subsidi terjual selama kegiatan pameran REI Expo XIV 2020.

"Optimisme direpresentasikan ke dalam pemilihan tanggal dan bulan pelaksanaan dengan jumlah developer dan lokasi perumahan subsidi kegiatan ini tidak asal-asalan. Tapi semua punya maknanya," kata Alex.

Baca juga: Pameran Properti Lelang Digelar, Harga 70 Persen Lebih Murah

Alex menyebut, NTT merupakan daerah termiskin ketiga di Indonesia. Dan salah satu indikatornya adalah minimnya ketersediaan perumahan layak huni.

"Karena inilah maka ke depan akan lihat beberapa kebijakan untuk melakukan pengembangan perumahan bersama REI NTT," imbuh dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alex mengatakan, pilihan untuk berinvestasi yang paling tepat salah satunya yakni perumahan.

Daripada menghabiskan sesuatu hanya untuk barang yang bersifat konsumtif, maka lebih baik manfaatkan untuk masa depan seperti perumahan.

Ketua DPD REI NTT Bobby Pitoby menambahkan, pembangunan perumahan subsidi Tahun 2020 sedikit tersendat.

Hal ini karena masalah pandemi Covid-19 serta kuota perumahan subsidi yang mengalami penurunan 38 persen.

Dia menyebut, Bank BTN yang telah habis kuotanya pada Maret 2020. Sementara untuk Bank NTT, habis kuotanya pada September 2020.

"Namun, penyebab utama adalah pandemi yang mengakibatkan daya beli menurun, sehingga penyerapan rumah subsidi pun lambat," jelas Bobby.

Namun, sesuai hasil koordinasi dengan kementerian terkait, pada tahun 2021 mendatang dana yang dicadangkan untuk perumahan subsidi dinaikkan dari Rp 11 triliun menjadi Rp 16,5 triliun.

Anggaran sebesar ini dikhususkan untuk pembiayaan rumah subsidi di seluruh Indonesia. Dengan tambahan anggaran ini, Bobby mengharapkan, penyerapan perumahan subsidi bisa lebih maksimal.

"Karena itu maka kami minta dukungan yang besar dari Bank NTT agar bisa bersama-sama merumahkan masyarakat NTT yang belum punya rumah," kata Bobby.

Sementara Ketua Panitia kegiatan REI Expo XIV 2020 Chandra Santosa mengatakan, pameran perumahan kali ini sebagai wujud nyata kehadiran Bank NTT bersama REI NTT untuk menyediakan rumah murah.

Chandra mengatakan, 16 developer ikut memeriahkan pameran ini dengan menyediakan perumahan subsidi di 38 lokasi.

Menariknya, selama kegiatan pameran ini berlangsung, masyarakat yang ingin membeli rumah akan dibebaskan dari uang muka atau down payment (DP) nol persen.

"Dari total target 150 rumah terjual, proyeksi nilai penjualan sekitar Rp 1,5 miliar," tuntas Chandra



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X