Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang menggelar pameran properti secara virtual bertajuk Indonesia Property Virtual Expo 2020, menyiapkan tawaran untuk menarik lebih banyak lagi pengunjung melakukan transaksi.
Tawaran itu adalah diskon sebesar 50 persen untuk pembayaran uang muka atau down payment (DP). Selain itu, terdapat pula diskon untuk biaya-biaya provisi, administrasi, dan appraisal.
Vice President Non-Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division Bank BTN Suryanti Agustinar menuturkan, program khusus ini diberikan menjelang berakhirnya pameran pada 15 Oktober 2020.
"Ini artinya tersisa dua hari ke depan pameran segera berakhir. Ini kesempatan emas yang langka, sayang kalau tidak dioptimalkan dengan segera mengajukan KPR/KPA,” ujar Yanti dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (13/10/2020).
Baca juga: Dikunjungi 1 Juta Orang, Pameran Properti Virtual Diperpanjang
Sedianya, pameran properti virtual berakhir pada 30 September lalu, namun karena antusiasme masyarakat demikian tinggi, BTN memilih untuk memperpanjang waktu penyelenggaraan pameran hingga 15 Oktober 2020.
"Harapan kami, dengan perpanjangan waktu pameran ini, pengunjung dan transaksi akan lebih banyak lagi," imbuh Yanti.
Selain untuk menggaet 2 juta pengunjung, perpanjangan waktu pameran ini juga dilakukan karena permintaan para pengembang.
Para pengembang mengaku sangat terbantu sehingga menginginkan adanya waktu tambahan.
Untuk diketahui, pameran properti virtual yang menggandeng PT Adhouse Clarion events ini diikuti 200 pengembang dengan produk komersial dan subsidi yang tersebar di 500 proyek.
“Bagi yang belum sempat berkunjung, klik situs pameran dan pilih rumah idaman untuk kemudian segera ajukan KPR/KPA secara online ke BTN,” imbuh Yanti.
Melalui situs BTN Properti, masyarakat dapat memilih rumah sesuai keinginan dan berinteraksi langsung dengan pengembang secara digital.
"Pengunjung pun dapat menikmati pengalaman melihat unit melalui teknologi empat dimensi," tuntas Yanti.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.