Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Inspiratif Raja-raja Perhotelan Dunia

Kompas.com, 11 September 2018, 21:30 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kisah para pendiri properti dunia memang layak menjadi perbincangan. Bagaimana tidak, mayoritas dari para pendiri tersebut memulai usaha dari bawah. Seperti tiga pendiri perusahaan properti ini:

JW Marriot (Marriott International)

Marriott (kiri) di depan kedai The Hot Shoppes yang menjadi awal bisnis Marriott Internationalwww.marriott.com Marriott (kiri) di depan kedai The Hot Shoppes yang menjadi awal bisnis Marriott International
John Williard Marriot merupakan pendiri Marriott International. Namanya sudah tak asing karena menjadi salah satu merek bagi perusahaan global yang kini bergerak di bidang perhotelan.

Lahir dan besar di di sebuah kota kecil di Utah, tak menyurutkan niat Marriott muda untuk memulai usaha.

Dia pernah menjajal berbagai profesi seperti penulis, penjaga toko, pengajar, hingga manajer sebuah toko buku.

Setelah lulus dari Weber College, Marriot meneruskan pendidikannya di University of Utah. Selama masa kuliah, dia bersama dengan sahabatnya, Franklin D Richards bekerja di bisnis katering makanan.

Selama musim panas, Marriott menghabiskan masa liburannya dengan berjualan pakaian berbahan wol. Dia selalu pergi ke tempat penebangan di Northwest untuk menjual barang dagangannya.

Uniknya, Marriott punya cara tak biasa untuk memasarkan pakaian tersebut. Dia akan menantang beberapa orang penebang melepaskan celana wol itu dengan kakinya.

Jika mereka berhasil melakukannya, maka Marriot akan memberikan pakaian gratis. Namun jika penebang tersebut gagal, maka mereka harus membelinya.

Cara itu ternyata berhasil, Marriot pun menjadi penjual paling produktif perusahaan tersebut.

Hotel Marriott di Hangzhou, China.AFP Hotel Marriott di Hangzhou, China.
Richard E. Marriot, putra JW Marriot mengatakan, minat ayahnya dalam menjual sesuatu ternyata tak surut.

Ketika menemukan antusiasme masyarakat pada produk root beer keluaran A&W, JW Marriot merasa tertarik mencari tahu.

Dia melihat panjangnya antrian pembeli di sebuah kedai root beer biasa dan berusaha belajar bagaimana cara pemasaran produk tersebut.

Marriot kemudian pergi ke California untuk bertemu dengan pendiri A&W, Roy Allen. Allen lalu memberikan izin kepada Marriot untuk menjual minuman tersebut di area Washington DC.

Dia memilih area tersebut karena melihat bagaimana panasnya Washington pada saat musim panas. Namun bisnis ini hanya bertahan saatr musim panas.

Ketika musim berganti, Marriot yang saat itu sudah menikahi istrinya mencoba berganti haluan dengan menjual tamales, makanan pedas asal Meksiko.

Kedai itu kemudian berubah nama menjadi Hot Shoppe yang menyediakan root beer dan panganan khas Meksiko.

Melansir situs Marriott, kedai tersebut menjadi cikal bakal bisnis JW Marriot ke depannya.

Pada 1937, Marriott mengembangkan kedai miliknya dengan membuka layanan katering pesawat. Dia menyediakan kotak makanan khusus untuk penumpang.

kolam renang di JW Marriott Hotel JakartaJW Marriott Hotel Jakarta kolam renang di JW Marriott Hotel Jakarta
Bisnis ini pun terus berkembang. Hingga akhirnya pada 1953, saham Hot Shoppes Inc. dilepas ke publik dengan harga 10,25 dollar AS per lembarnya.

Pada 1957, Marriott membuat perubahan dengan terjun ke bisnis perhotelan. Hotel pertama yang dibuka berada di Arlington, Virginia. Hotel ini berada di bawah pengelolaan anaknya, Bill.

Bisnis perhotelan ini terus berkembang. Kini Marriott International merupakan perusahaan global yang bergerak di bidang perhotelan yang memiliki lebih dari 5.700 properti di lebih dari 110 negara.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau