Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga Bulan Pertama 2018, Metland Cetak Pendapatan Rp 319 Miliar

Kompas.com - 11/05/2018, 22:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Metropolitan Land Tbk (Metland) dengan kode MTLA mencetak pendapatan senilai Rp 319 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2018.

Pendapatan ini berasal dari penjualan properti atau development income sebesar Rp 198 miliar, dan Rp 121 miliar dari pendapatan berkelanjutan (recurring income). 

Sementara laba bersih yang mampu dibukukan MTLA menembus angka Rp 88,6 miliar atau melonjak 35,7 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 yakni Rp 65,3 miliar.

Baca juga: Pertahankan Penjualan Saat Ramadhan, Metland Gelar Promo Khusus

"Adapun marketing sales hingga April mencapai Rp 832 miliar," ungkap Direktur Utama Metland Thomas J Angfendy, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Thomas menuturkan, kuartal I-2018 persroan bersama Keppel Land meneruskan penjualan The Riviera at Puri dengan meluncurkan produk tahap kedua sebanyak 140 unit.

"Hampir 90 persen terserap pasar," sebut Thomas.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

Selain itu, kata dia, Metland juga akan melanjutkan pemasaran produk One Parc Puri di Metland Cyber City dan via di Royal Venya Ubud.

Mereka juga kini tengah menyelesaikan pembangunan apartemen Kaliana yang ditargetkan tutup atap pada kuartal III mendatang.

Adapun kinerja perseroan tahun 2017, menurut Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Metland Olivia Surodjo, mampu meraup laba bersih Rp 451,7 miliar. 

Baca juga: Manfaat Daun Sirih Merah untuk Kesehatan yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Jumlah ini meningkat signifikan 66,5 persen dari tahun 2016 dan melampaui target penjualan, sehingga laba yang terbukukan pun ikut meningkat.

Tak hanya laba, bilai aset perseroan pun bertumbuh 23,9 persen yaitu mencapai Rp 4,9 triliun. Sedangkan ekuitas tumbuh 19,9 persen menjadi Rp 3 triliun.

Sementara total nilai pendapatan senilai Rp 1,3 triliun atau naik 10,5 persen dibanding tahun 2016 yakni Rp 1,1 triliun.

Baca juga: Lulus Kuliah Jadi CPNS, Ini 10 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat

"Peningkatan pendapatan ini didorong naiknya penjualan properti Rp 772,5 miliar atau lebih tinggi 12,4 persen ketimbang 2016 lalu sebesar Rp 687,5 miliar," tutur Olivia.

Untuk tahun ini, dia menambahkan, belanja modal perseroan yang dialokasikan sebesar Rp 600 miliar. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan ada tambahan menjadi Rp 1 triliun.

Dana belanja modal ini bisa dari pinjaman perbankan atau pun ekuitas perusahaan. Olivia menjelaskan, belanja modal akan digunakan untuk akuisisi lahan eksisting dan ekspansi baru.

"Tergantung pada ketersediaannya," imbuh dia.

Saat ini, Metland memiliki cadangan lahan sekitar 700 hektar, dan akan ditambah menjadi 800 hektar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau