Incar Turis Asing, Metland Garap Royal Venya di Bali - Kompas.com

Incar Turis Asing, Metland Garap Royal Venya di Bali

Dani Prabowo
Kompas.com - 15/11/2017, 18:18 WIB
Jajaran direksi PT Metropolitan Land Tbk saat mengenaklan Royal Venya Ubud di Jakarta, Rabu (15/11/2017).Kompas.com / Dani Prabowo Jajaran direksi PT Metropolitan Land Tbk saat mengenaklan Royal Venya Ubud di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

JAKARTA, KompasProperti - Sulit dipungkiri bila jumlah hotel di Pulau Bali terus bertambah. Namun demikian, hal tersebut tak menyurutkan minat PT Metropolitan Land Tbk ( Metland) untuk memasok hotel baru di Pulau Dewata tersebut.

Lewat proyek terbarunya, Royal Venya Ubud, Metland mengincar para turis, khususnya yang berasal dari luar negeri yang kian hari kian bertambah.

Wakil Presiden Direktur Metland Anhar Sudradjat menuturkan, tak kurang dari 4.555.737 turis asing yang datang ke Bali dalam medio Januari hingga September 2017.

Bila dibandingkan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali untuk periode yang sama di tahun sebelumnya, maka terjadi peningkatan 25.17 persen.

"Tahun lalu pada periode Januari sampai September 2016 jumlahnya 3.639.690 orang," kata Anhar kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Royal Venya Ubud merupakan hotel kedua yang dikelola Metland di Pulau Bali, setelah Hotel Horison di Seminyak.

Sejauh ini, sudah ada empat hotel yang telah dikelola Metland, yakni Horison Bekasi, Metland Hotel Cirebon, dan @Hom Hotel Tambun.

Properti yang dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektar ini kelak bakal merupakan properti bintang lima yang terdiri atas kompleks villa dan hotel.

Setidaknya terdapat 54 unit villa yang terdiri atas enam tipe dengan ukuran mulai dari 60 meter persegi hingga 140 meter persegi. Sementara, jumlah kamar hotel yang disediakan hanya 40 unit.

Untuk menarik minat turis asing, Anhar menyebut, Metland sengaja memilih Ubud sebagai lokasi dibangunnya proyek teranyar mereka ini.

Eksotisme pemandangan alam di Ubud menjadi daya tarik utama villa dan hotel yang biaya investasinya menelan angka Rp 220 miliar tersebut.

"Kita targetkan proyek ini selesai pada kuartal ketiga 2020," ujarnya.

PenulisDani Prabowo
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM